Bondowoso (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Bondowoso terus mematangkan perencanaan pembangunan berbasis Geopark. Kepala Bapperida Bondowoso, Anisatul Hamidah, menegaskan bahwa sinkronisasi lintas perangkat daerah terus diperkuat melalui diskusi dan revalidasi program.
Menurutnya, dalam rapat koordinasi, seluruh perangkat daerah telah memahami tugas pokok dan fungsinya masing-masing. Ia menilai isu ketidaksinkronan lebih pada persoalan komunikasi publik.
“Kami optimistis, dengan pendekatan lintas sektor dan pengerahan seluruh potensi, Bondowoso layak berkembang sebagai daerah berbasis Geopark yang kuat,” ujar Anis.
Ia menegaskan bahwa potensi alam dan budaya Bondowoso sangat besar. Karena itu, wawasan Geopark harus menjadi kesadaran kolektif, tidak hanya masyarakat, tetapi juga aparatur pemerintah.
Dalam tahapan perencanaan, Musrenbang Desa untuk 2027 telah digelar. Pemkab juga mulai membahas perencanaan tahun 2027, sementara 2026 disebut telah terkunci.
Di sektor geologi, Anisatul mengungkapkan terdapat 22 anak gunung di kawasan Ijen. Tujuh di antaranya telah disurvei akademisi dan dikenal sebagai Seven Summit. “Sisanya masih memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai daya tarik wisata dan riset,” tuturnya.
Tak hanya fokus pada potensi alam, penguatan masyarakat juga menjadi prioritas. Desa Kalianyar ditetapkan sebagai pilot project pengembangan community development internasional yang melibatkan tujuh profesor.
“Program itu mencakup pelatihan kopi, pengolahan produk turunan, hingga legalitas usaha seperti NIB dan PIRT,” katanya.
Selain itu, Pemkab juga menyiapkan langkah penghitungan emisi karbon. Berdasarkan proyeksi awal, Bondowoso dinilai memiliki surplus karbon dibanding kota besar seperti Surabaya dan Jakarta. “Jika tersertifikasi, potensi tersebut bisa dimanfaatkan dalam skema perdagangan karbon,” sebutnya.
Di bidang pendidikan, penguatan budaya lokal mulai diintegrasikan di sekolah, termasuk Tari Molong Kopi sebagai identitas daerah.
Anis mengakui masih banyak langkah kecil yang belum sepenuhnya tersampaikan ke publik. Namun ia memastikan, kerja-kerja penguatan Geopark terus berjalan dan membutuhkan dukungan semua pihak. (awi/but)






