Banyuwangi (beritajatim.com) – Pemkab Banyuwangi mendorong layanan hampir di semua sektor menggunakan teknologi digital. Terbaru, sektor kesehatan juga dibuat lebih mudah dengan sentuhan layanan digitalisasi tersebut. Hal ini makin mempermudah akses kesehatan yang ada di Banyuwangi.
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan, pihaknya menjembatani luasnya wilayah dengan pemanfaatan teknologi untuk mengoptimalkan pelayanan kesehatan.
“Banyuwangi ini sangat luas. Tantangan pelayanan kesehatannya sangat kompleks. Tanpa digitalisasi, kita tidak akan bisa berlari cepat,” ungkap Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.
BACA JUGA:Sleman Pastikan Stok Bapok Nataru Aman, Bagaimana Jatim?
Dalam kesempatan itu, Ipuk juga menegaskan agar layanan jemput bola terus digalakkan. Selain juga koordinasi yang intens antar RSUD dengan kepala puskesmas untuk mengantisipasi berbagai masalah kesehatan.
“Jangan tunggu masalah datang, RSUD dan puskesmas harus jemput bola. Cek ke lapangan. Termasuk yang terpenting adalah rutin jemput bola warga yang sakit dan ibu hamil berisiko tinggi,” kata Ipuk.
“Direktur RSUD dan kepala puskesmas wajib rapat mingguan bersama. Tidak harus offline, bisa online agar efisien dan tidak mengganggu pelayanan. Sesekali boleh rapat offline di salah satu puskesmas secara bergiliran. Ini perlu dilakukan,” imbuhnya.
Ipuk juga mengingatkan agar semua layanan kesehatan mengantisipasi masalah kesehatan saat memasuki musim penghujan.
“Kita memasuki musim hujan. Kita sama-sama siaga. Kan trennya sudah diketahui dari tahun ke tahun. Bisa diantisipasi,” kata Ipuk
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Amir Hidayat menambahkan, pihaknya juga menggelar rapat koordinasi Kesehatan di Banyuwangi. Acara tersebut diikuti ratusan tenaga kesehatan dan para penyedia layanan kesehatan se-Banyuwangi. Termasuk rektor perguruan tinggi kesehatan dan perwakilan organisasi profesi kesehatan.
Rakor tersebut juga sebagai ajang evaluasi kinerja tahun 2023, serta meneropong target kinerja tahun depan.
“Itulah kami mengundang stake holder kesehatan untuk menindaklanjuti apa yang disampaikan Bupati,” kata Amir. (Rin/Aje)






