Mojokerto (beritajatim.com) – Sebagai wujud kepedulian terhadap kondisi kesehatan warga binaan lanjut usia (lansia), Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Mojokerto menggelar kegiatan Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) dan pemberian makanan bergizi bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) lansia.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Serbaguna Lapas Kelas IIB Mojokerto, Senin (23/6/2025) tersebut merupakan bagian dari program pembinaan rutin yang dijalankan Klinik Lapas Kelas IIB Mojokerto. Melalui program Posbindu ini, para WBP lansia menjalani pemeriksaan kesehatan.
Seperti pengecekan tekanan darah, kadar gula, serta pemantauan kondisi fisik lainnya. Setelah menjalani pemeriksaan kesehatan, mereka juga mendapatkan makanan sehat yang disiapkan sesuai kebutuhan gizi usia lanjut.
Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIB Mojokerto, Rudi Kristiawan, menyatakan bahwa kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk nyata pemenuhan hak dasar warga binaan, khususnya dalam layanan kesehatan. “Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh warga binaan,” ungkapnya, Selasa (24/6/2025).
Termasuk, tegasnya, para lansia yang membutuhkan perhatian lebih dalam hal kesehatan dan gizi. Menurutnya, perhatian terhadap kelompok rentan seperti lansia bukan hanya berdampak pada kondisi fisik, tetapi juga bernilai kemanusiaan serta memperkuat iklim pembinaan positif di dalam lapas.
“Kami terus menghadirkan program-program yang menyentuh sisi kemanusiaan, sebagai bentuk transformasi pemasyarakatan yang lebih peduli, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan warganya,” katanya. [tin/ian]






