Surabaya (beritajatim.com) – Bentuknya bulat, bergerombol. Warnanya cokelat muda dengan kulit luar yang keras tetapi tipis. Daging buahnya memiliki warna putih hampir tranasparan. Sehingga ketika sudah dikupas, biji buahnya yang berwarna cokelat tua hampir hitam, samar-samar terlihat. Namanya kelengkeng, buah yang sudah hampir pasti kita semua kenal.
Buah manis dan menyegarkan ini memiliki sifat anti-inflamasi, antioksidan, antivirus serta antibakteri yang baik bagi kesehatan. Tak hanya itu, kelengkeng juga dipercaya dapat mencegah anemia, bahkan beberapa penyakit kronis seperti kanker. Berikut ulasannya untuk Anda:
Meningkatkan kekebalan tubuh
Buah kelengkeng kaya akan vitamin C yang mengandung antioksidan yang mudah larut dalam air, serta memainkan peran utama dalam memperkuat kekebalan dan menangkal penyakit. Selain itu, seperti dilansir dari Boldsy, vitamin C memiliki kemampuan ampuh untuk membantu melindungi tubuh dari efek berbahaya radikal bebas.
Mencegah anemia
Pengobatan tradisional di Tiongkok, China menggunakan ekstrak kelengkeng untuk menyembuhkan anemia karena mengandung zat besi. Waupun jumlah zat besi dalam kelengkeng kecil, namun ini secara efektif mampu membantu serta merangsang produksi sel darah merah dan meningkatkan sirkulasi darah.
Baik bagi pencernaan
Serat dalam buah kelengkeng mampu membantu mengatasi susah buah air besar dan pergerakan usus yang tepat. Senyawa ini juga mampu meningkatkan bakteri usus, sehingga menjaga sistem pencernaan Anda tetap sehat. Selain itu buah kelengkeng juga dipercaya dapat mencegah masalah pencernaan lainnya, seperti diare, sakit perut, kembung dan perut kram.
Mencegah tumbuhnya sel kanker
Kehadiran senyawa polifenol dalam buah kelengkeng dapat membantu mencegah perkembangan kanker. Fakta ini tercatat dalam sebuah studi yang menyebutkan bahwa senyawa polifenol menunjukkan aktivitas anti kanker yang dapat membantu mencegah pertumbuhan sel kanker. Inilah mengapa buah kelengkeng dikatakan baik dalam mencegah pertumbuhan sel kanker.
Mengobati insomnia
Selain anemia, pengobatan tradisional di Tiongkok, China juga telah menguji bahwa buah kelengkeng mampu mengobati insomnia. Sebuah studi tahun 2014 yang diterbitkan dalam Jurnal Current Neuropharmacology menunjukkan bahwa buah kelengkeng dapat meningkatkan kualitas tidur dan durasi tidur yang baik.
Mampu meningkatkan fungsi memori
Buah kelengkeng juga sebagai pendukung fungsi kognitif dan memori. Sebuah penelitian pada hewan menunjukkan bahwa buah kelengkeng dapat meningkatkan pembelajaran dan memori dengan meningkatkan jumlah neuron yang belum matang. [rsf/tur]






