Pamekasan (beritajatim.com) – Empat desa atau kelurahan di kecamatan Pamekasan, menjadi titik banjir akibat intensitas hujan deras yang melanda wilayah Pamekasan, dan sekitarnya, Jum’at (7/3/2025).
“Titik banjir tersebar di tiga kelurahan dan 1 desa di kecamatan Pamekasan, meliputi kelurahan Jungcangcang, Patemon dan Barkot. Sedangkan satu desa tepatnya di Desa Laden,” kata Kalaksa BPBD Pamekasan, Akmad Dhofir Rosidi.
Titik banjir di Kelurahan Jungcangcang, tersebar di Jl Ghazali dan Jl Sinhaji. “Untuk titik banjir di Jl Ghazali, terjadi di RT/RW 02/01 dengan jumlah warga terdampak sebanyak 10 KK (kepala keluarga). Di mana air masuk ke rumah warga sekitar 15 centimeter (cm),” ungkapnya.
“Untuk titik di Jl Sinhaji, relatif banyak. Meliputi sekitar 28 KK di RT/RW 02/02, sekitar 32 KK di RT/RW 02/03. Di mana ketinggian air mencapai 40 cm hingga 1 meter,” sambung Dhofir, sapaan akrab Akhmad Dhofir Rosidi.
Termasuk juga di Kelurahan Barkot, tepatnya di Jl Pajagalan, di mana air masuk ke halaman rumah warga sekitar 15 cm. “Titik banjir di Pajagalan, terjadi di RT/RW 01/01,” imbuhnya.
“Untuk kelurahan Patemon barat sungai, air meluap ke jalan gang. Meliputi RT/RW 01/03 dan RT/RW 06/03 air meluap ke jalan dengan ketinggian 40 cm, RT/RW 04/01 di Jl Trunojoyo warga terdampak 2 KK, RT/RW 03/01 Gang II Kelurahan Patemon, air masuk ke rumah warga sekitar 30 cm hingga 1 meter,” jelasnya.
Kejadian serupa juga terjadi di Desa Laden, tepatnya di Jl Bhayangkara Gang III, di mana air masuk ke rumah warga dengan ketinggian sekitar 15 cm. “Warga terdampak terjadi di RT/RW 05/02, sementara ada 4 KK,” pungkasnya.
Saat ini, petugas juga tengah melakukan assesmen bagi warga terdampak, bahkan tidak menutup kemungkinan jumlah tersebut akan bertambah. Sekalipun kondisi air relatif turun dibanding sebelumnya. [pin/ted]






