Ponorogo (beritajatim.com) – Bangunan SDN 2 Karangpatihan, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, mengalami kerusakan yang cukup parah. Para siswa terpaksa belajar di tenda darurat milik BPBD Ponorogo dan rumah warga lantaran ruang kelas tidak memungkinkan untuk digunakan.
Ada 70-an siswa yang terdampak. Siswa kelas 4, 5, dan 6 terpaksa belajar dalam tenda di halaman sekolah, sementara siswa kelas 1, 2, dan 3 mengikuti Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di rumah warga sekitar sekolah.
“Yang pindah hari itu kelas 1, 2, dan 3 menempati rumah warga yang bersedia meminjami untuk KBM anak-anak. Sementara untuk siswa kelas 4, 5, dan 6 sudah pindah ke tenda darurat milik BPBD Ponorogo sejak Jumat (26/8) lalu,” kata Kepala SDN 2 Karangpatihan, Suwandi, Selasa (30/8/2022).
Semua ruang kelas di SDN 2 Karangpatihan keadaannya membahayakan. Pihak sekolah melakukan pengkondisian untuk pemindahan KBM untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
“Sebenarnya pindah ke rumah warga mulai kemarin. Namun, kemarin itu masih pengkondisian pra KBM, mulai dari membersihkan hingga mengangkut bangku, kursi dan papan tulis ke rumah warga yang dijadikan ruang belajar untuk siswa 1,2, dan 3 itu,” kata Suwandi.
Dia mengakui, KBM yang pindah ke tenda BPBD sebenarnya kurang nyaman. Sebab, jika sudah pukul 10.00 WIB, siswa mengeluh panas dan kegerahan.
[berita-terkait number=”3″ tag=”Ponorogo”]
“Di tenda juga belum diberi sekat per kelasnya. Sehingga saat satu guru mengajar juga bisa dilihat oleh siswa kelas lain. Posisinya kurang kondusif, tetapi mau gimana lagi demi keselamatan,” ungkap Suwandi.
Dia menambahkan, dari delapan ruangan yang ada di SDN 2 Karangpatihan, hanya ruang guru yang masih digunakan. Sebab, atapnya belum terlalu rusak.
Sementara untuk ruang kelas 1 hingga 6 dan satu ruangan perpustakaan dikosongkan. Bahkan beberapa hari yang lalu, teras kelas juga roboh sendiri. Beruntung, kejadiannya pada malam hari, sebelum ada siswa yang datang.
“Kita akan kasih pembatas, supaya anak-anak tidak boleh bermain di dekat ruang-ruang kelas yang kondisinya rusak. Beruntung teras roboh beberapa waktu lalu terjadi pada malam jari saat tidak ada orang,” pungkasnya. [end/beq]






