Jember (beritajatim.com) – Setelah kalah di pertandingan pertama, Kresna Unesa Surabaya bangkit dan mengalahkan Persema Malang 1-0, dalam pertandingan Liga 3 Grup H Jawa Timur di Stadion Jember Sport Garden, Kabupaten Jember, Kamis (7/12/2023).
Keputusan David Agus Prianto, pelatih Kresna Unesa, memasukkan Muhammad Jawahiril Arzaq untuk menggantikan Muhammad Iqbal Baihaqi pada menit 30 mengubah pertandingan. Enam menit setelah masuk lapangan, Jawahiril berhasil mencetak satu-satunya gol dalam pertandingan tersebut.
Kresna Unesa sebenarnya berpeluang menambah gol. Namun dua kali eksekusi Ahmad Khisni Daro Ini yang masuk di menit 59 menggantikan Bagas Dwi Prayoga mengenai mistar gawang. Prtama saat ia menyambut bola tendangan bebas Jawahiril, dan berikutnya saat menyundul bola operan dari Ahmad Dheni.
Peluang terakhir ini menjadi kontroversi, karena bola terpental ke bawah. Pemain-pemain Kresna Unesa meyakini bola sudah melewati garis gawang. “Saya melihat bola jatuh miring ke dalam, dan memang (wasit) sering terlambat melihat garis terakhir pertahanan lawan,” kata David.
Namun wasit menyatakan bola belum gol. Ini yang membuat David tidak puas dengan asisten wasit Rahmat Teguh Putro Pratama yang tak melihat bola melintasi garis gawang Persema. “Kalau kita lihat, dia terlambat berlari sehingga tidak disahkannya gol tersebut merugikan kami,” katanya.
Menekan di babak pertama, Kresna Unesa justru tertekan di babak kedua. David melihat mental pemain pengganti yang diturunkan pada babak kedua masih kurang siap. “Pemain yang sudah saya masukkan ternyata di luar prediksi. Mungkin karena ini auranya berbeda, secara mental pemain drop. Mereka masuk di pertengahan babak yang aura pertandingan sudah mulai panas,” katanya.
Setelah bermain rapi dari kaki ke kaki di babak pertama, David menginstruksikan para pemain lebih banyak betahan dan memainkan bola panjang pada babak kedua untuk mengamankan hasil.
Kendati menang, David melihat para pemain belum menjalankan instruksi taktik sebagaimana diinginkannya. “Saya masih belum puas. Ini akan jadi evaluasi untuk mempersiapkan diri melawan tuan rumah Persid Jember. Insyallah kami fokus ke pemulihan pemain, karena taktik yang saya siapkan lebih sederhana,” katanya. [wir]






