Surabaya (beritajatim.com) – Kompetisi Liga 3 musim 2023-2024 telah direncanakan untuk bergulir pada bulan Desember 2023 mendatang. Hal ini diumumkan oleh Joko Tetuko, Sekretaris Asprov PSSI Jatim, dalam acara Workshop Kompetisi 2023/2024 yang diselenggarakan di Surabaya pada Jumat (9/10/2023).
Selain Liga 3, rencananya juga akan digelar Piala Suratin dan Pertiwi (kompetisi sepak bola wanita). “Insya Allah, kompetisi Liga 3 akan dimulai pada bulan Desember. Akan ada dua babak, yaitu leg pertama dan leg kedua,” ungkap Joko Tetuko, Sekretaris Asprov PSSI Jatim.
Joko Tetuko menjelaskan bahwa Asprov PSSI Jatim, bersama dengan Askab dan Askot PSSI se-Jatim, telah sepakat untuk memulai kompetisi Liga 3 pada bulan Desember 2023 dengan alasan adanya Pemilu yang dijadwalkan akan berlangsung pada bulan Februari 2024.
Pada bulan Desember mendatang, tambah Joko Tetuko, Liga 3 akan menghasilkan tim-tim yang akan melanjutkan ke babak selanjutnya setelah Pemilu 2024. Jika Liga 3 diikuti oleh 40 atau 48 tim peserta, maka akan dihasilkan 20 atau 24 tim yang akan melanjutkan kompetisi.
“Tim-tim tersebut akan melanjutkan pertandingan setelah Pemilu, sehingga dapat mengurangi beban petugas keamanan yang akan fokus pada Pemilu hingga Februari. Dengan demikian, diharapkan pada awal Maret 2024, kita akan memiliki wakil Jatim untuk Liga 3 tingkat nasional,” tutur Joko Tetuko.
Pria yang juga merupakan Dewan Pembina PWI Jatim ini menjelaskan bahwa PSSI Jatim juga berkomitmen untuk menggelar kompetisi Piala Soeratin 2023-2024 untuk kategori U-17, U-15, dan U-13, serta kompetisi Pertiwi (sepak bola wanita) tingkat senior.
“Kompetisi Piala Suratin kategori U-17 akan dimulai pada tanggal 7 November 2023. Kami akan menggunakan wasit-wasit berkualitas, dan program penyegaran wasit akan berakhir pada tanggal 5 November. Wasit-wasit tersebut akan langsung kami perbantukan untuk memimpin pertandingan Piala Soeratin kategori U-17,” kata Joko Tetuko.
Joko Tetuko menambahkan bahwa hingga saat ini jumlah peserta untuk Piala Soeratin kategori U-17 sudah mencapai 43 tim dan terus berkembang. “Karena kompetisi ini bersifat pembinaan, kami akan menyediakan fasilitas dan mendukung semua pihak, agar tidak mengecewakan klub-klub dan daerah,” ujarnya.
Sementara untuk kompetisi Pertiwi (sepak bola wanita), Joko Tetuko mengungkapkan bahwa PSSI Jatim akan menggelar kompetisi tingkat senior untuk membantu pengembangan sepak bola wanita. (way/kun)
BACA JUGA: Suporter Persibo Bojonegoro Nilai Manajemen Tidak Serius Siapkan Tim di Liga 3 PSSI Jatim






