Jakarta (beritajatim.com) – Mayor Jenderal TNI (Purn) Bambang Sutrisno resmi terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Lembaga Karate-Do Indonesia (PB Lemkari) periode 2025-2029. Terpilih secara aklamasi dalam Kongres Lemkari ke-16 yang digelar di Gedung Graha Marinir, Jakarta, pada Ahad (9/3), Bambang mendapat dukungan penuh dari 31 utusan Pengurus Provinsi Lemkari se-Indonesia.
Dengan latar belakang militer dan pengalaman kepemimpinan yang kuat, Bambang Sutrisno berkomitmen membawa Lemkari ke arah yang lebih baik. Dalam pidatonya yang berjudul “Panca Cipta Digdaya Lemkari”, ia menegaskan, “Kita semua adalah petarung dan kita harus memenangkan setiap pertarungan itu.”
Di bawah kepemimpinannya, Lemkari bertekad menumbuhkembangkan karateka yang berintegritas, berprestasi, dan menjadi teladan di lingkungan mereka. Bambang mengusung lima misi utama yang terangkum dalam konsep “Panca Cipta”:
- Menciptakan pelatih atau Majelis Sabuk Hitam (MSH) yang mumpuni.
- Mencetak atlet yang berprestasi.
- Melahirkan wasit yang berintegritas.
- Membangun harmoni dalam keluarga dan lingkungan.
- Memperkuat silaturahmi dengan pemangku kepentingan, baik dari sipil maupun militer.
“Membawa Lemkari ke level yang lebih tinggi ibarat mengayuh sepeda. Kita tidak boleh berhenti dan harus terus bergerak ke depan. Sekali kita berhenti, kita akan jatuh. Tapi setiap kayuhan adalah zikir kepada Allah, dan setiap usaha adalah ibadah kepada-Nya,” ujar Bambang dalam wawancara daring dari Makkah Al-Mukarramah, tempat ia sedang menjalankan ibadah umroh.
Sebagai salah satu perguruan karate tertua di Indonesia dan pendiri Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Forki), Lemkari memiliki sejarah panjang dalam perkembangan karate nasional. Bambang Sutrisno menegaskan komitmennya untuk membawa organisasi ini semakin maju dan meningkatkan prestasi karate Indonesia di kancah nasional maupun internasional.
“Memang ini akan sulit, tapi bukankah Allah Yang Maha Kuasa telah menjanjikan bahwa di balik kesulitan ada kemudahan? Mari kita bersinergi menuju prestasi,” pungkasnya. [way/beq]






