Sidoarjo (beritajatim.com) – Pendiri BHS Peduli, Bambang Haryo Soekartono, melakukan blusukan ke pasar tradisional di Desa Tebel, Kecamatan Gedangan, Sidoarjo, Rabu (20/12/2023).
Di pasar yang berada di tengah himpitan Frontage Road Gedangan dengan rel Kereta Api itu, BHS borong dagangan milik pedagang yang dilewati.
Bambang Haryo Soekartono atau yang akrab disapa BHS membagikan barang yang diborongnya kepada warga yang disapanya. Selain itu, BHS juga memborong warung soto yang ada di dekat lokasi pasar. Pedagang dan warga yang ada di pasar kemudian makan bareng di warung soto tersebut.
BHS mengatakan pasar di Desa Tebel ini banyak pengunjungnya. Ia meminta pemerintah memberikan perhatian terhadap keberadaan pasar tumpah ini.
Pasar ini dihimpit oleh Frontage Road Gedangan dengan rel Kereta Api. Pasar ini pedagangnya banyak, termasuk pembelinya juga berjubel.
“Pemerintah diharapkan memberikan perlindungan dan perhatian terhadap pasar ini. Karena pasar tempatnya perputaran perekonomian rakyat dan pusat ekonomi kerakyatan,” kata BHS.
BHS sependapat jika ada penataan lapak pedagang secara baik dan ada atap pasar supaya pedagang dan pembeli tidak kepanasan. Ia juga setuju jika pemerintah melakukan relokasi pasar dibangunkan tempat baru untuk menampung pedagang pasar, tapi lokasi juga dapat mudah dijangkau oleh pembeli.
“Saya kira kalau pemerintah membuatkan tempat baru, sewa lapak gratis dan pembeli mudah menjangkaunya untuk ke pasar, itu juga hal yang bagus,” ujar BHS.
Sembari keliling menyapa pedagang dan pengunjung pasar, BHS juga memberikan penghargaan kepada pedagang yang menjaga higenis barang yang dijual, dan harga yang patok ke pembeli standar atau sesuai pasaran. [isa/beq]







