Gresik (beritajatim.com) – Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di Kabupaten Gresik diwarnai peristiwa duka setelah seorang balita berinisial BEA (4) meninggal dunia akibat tenggelam di sebuah empang milik warga saat bermain sendirian.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 11.00 WIB di Dusun Panggang, Desa Tulung, Kecamatan Kedamean, Minggu (23/3/2026). Korban diketahui merupakan warga Dusun Talun, Desa Bringkang, Kecamatan Menganti.
Kapolsek Kedamean Iptu Ekwan Hudin menjelaskan, sebelum kejadian korban diduga bermain seorang diri sambil membawa handphone tanpa pengawasan orang tua.
“Orang tua mulai mencari saat anaknya tidak terlihat. Kecurigaan muncul setelah handphone korban ditemukan di sekitar lokasi,” ujarnya, Selasa (24/3/2026).
Ia menuturkan, setelah merasa curiga, ayah korban melakukan pencarian di sekitar area empang hingga akhirnya menemukan anaknya dalam kondisi mengapung.
“Korban sempat dilarikan ke RS Sehati Gresik, namun nyawanya tidak tertolong. Hasil pemeriksaan awal tidak menemukan tanda kekerasan,” tuturnya.
Pasca kejadian tersebut, keluarga korban menerima peristiwa ini sebagai musibah dan menolak autopsi. Polisi mengimbau para orang tua untuk meningkatkan kewaspadaan dan pengawasan terhadap anak, terutama saat berada di lingkungan yang berpotensi berbahaya seperti area perairan. [dny/beq]






