Sampang (beritajatim.com) – Menjelang pergantian tahun baru 2023 ke 2024, warga Kabupaten Sampang ramai-ramai mencari ikan laut untuk dijadikan menu bakar-bakar malam ini.
Salah satunya adalah Ali, warga Desa Krampon, Kecamatan Torjun, Sampang. Ia mengatakan bahwa ia sudah memesan ikan laut dari nelayan di pantai Tanjung sejak dua hari yang lalu. Ia khawatir jika membeli di hari H, ikan laut akan habis.
“Kebanyakan warga yang merayakan tahun baru ini suka bakar-bakar ikan laut, karena selain murah juga sehat,” katanya, Minggu (31/12/2023).
Menurut Ali, bakar-bakar ikan laut sudah menjadi tradisi setiap tahun baru. Ia mengundang seluruh keluarga besar, baik yang di kota maupun di desa, untuk berkumpul dan merayakan bersama.
“Keponakan, sepupu, dan saudara semua datang untuk ikut meriahkan malam tahun baru,” tambahnya.
Sulastri, seorang ibu rumah tangga asal Kecamatan Torjun, juga setuju dengan Ali. Ia mengatakan bahwa merayakan tahun baru di rumah bersama keluarga adalah pilihan yang tepat. Apalagi, pihak kepolisian juga mengimbau agar tidak keluar rumah.
“Kalau merayakan tahun baru di rumah pasti lebih aman dan bisa lebih akrab dengan keluarga,” ujarnya.
Di sisi lain, Rohasanah, seorang penjual ikan di Desa Tanjung, mengaku kesulitan melayani permintaan ikan segar. Sejak kemarin, pesanan ikan meningkat drastis.
“Alhamdulilah pesanan ikan segar meningkat, tapi ini memang biasa terjadi setiap tahun baru. Banyak pembeli dari kota yang datang mencari ikan segar,” tutupnya.[sar/ted]






