Sumenep (beritajatim.com) – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa membagikan telur ayam broiler kepada sejumlah ibu hamil dan balita di Sumenep.
“Di Setiap titik, saya mengupayakan bagi-bagi telur dengan harapan masyarakat bisa memahami pentingnya protein bagi ibu hamil, balita, dan bayi. Ini juga untuk mencegah stunting,” katanya.
Gubernur Jawa Timur berada di Sumenep pada Selasa (26/12/2023) menghadiri Festival Mangrove Jawa Timur VI. Penanaman mangrove dipusatkan di Taman Merdeka Kalianget, Sumenep. Sedangkan, 20.000 bibit penanamannya tersebar di 40 desa pesisir di Kabupaten Sumenep, termasuk di wilayah kepulauan.
Selain penanaman mangrove, juga digelar pasar murah yang menyediakan sembako dengan harga di bawah harga pasar. Sembako yang disediakan di pasar murah adalah beras, gula, minyak goreng, dan telur.
“Kami menggelar pasar murah sejak 1 September. Di Kalianget ini merupakan pasar murah ke-94 kali. Ini merupakan cara kami mendekatkan daya jangkau masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok,” terang Gubernur.
Di pasar murah tersebut, beras kemasan 5 kg dijual dengan harga Rp 52 ribu, gula 1 kg Rp 14.000, minyakita 1 liter Rp 13.000, dan telur 1 kg Rp 24.000.
Dalam Festival Mangrove tersebut, Gubernur Khofifah memberikan masing-masing 1.500 bibit cemara udang untuk Kabupaten Sumenep, Pamekasan, Sampang, dan Bangkalan. Pemberian bibit tersebut atas dukungan Prof. Mangku Purnomo, Dekan Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya dan Dinas Kehutanan Provinsi Jatim
Kemudian Gubernur juga menyerahkan bantuan kepada Kelompok Tani Hutan (KTH) di wilayah Madura. Antara lain, bantuan bibit Penghijauan Lingkungan kepada 5 KTH, bantuan Penanaman Hutan Rakyat masing-masing seluas 2,5 hektar kepada 4 KTH, bantuan Stup Lebah Madu (Apis cerana) masing- masing sejumlah 25 unit kepada 3 KTH, dan bantuan Stup Lebah Madu (Trigona) sejumlah 134 unit kepada KTH Jambul Kuning dari Masalembu Kabupaten Sumenep.
Tidak hanya itu, Gubernur juga menyerahkan piagam penghargaan kepada 20 pihak atas dukungan upaya pelestarian ekosistem di Jawa Timur. Kemudian juga ada pengobatan gratis yang diprakarsai oleh IKA Unair.
Dalam Festival Mangrove itu, Gubernur juga meninjau 30 stand pameran yang terdiri dari produk-produk hilirirasi ekosistem mangrove yang sudah terbangun, gelar inovasi kinerja/ kaji terap/ produk KTH Binaan penyuluh kehutanan dan UMKM. (tem/ian)






