Gresik (beritajatim.com) – Guna membantu petani mengairi sawah di Desa Madu Mulyorejo, Kecamatan Dukun, Gresik, Babinsa Koramil setempat beserta warga melakukan kerja bakti membuat saluran irigasi.
Serda TNI Heru selaku Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil Dukun menuturkan, kegiatan ini dilakukan guna memperbaiki pangairan irigasi warga yang diperuntukkan untuk area persawahan. Sehingga, harapannya sawah-sawah warga tidak kekeringan disaat musim kemarau.
“Sebagai anggota TNI selalu siap membantu masyarakat, karena tugas pokoknya selain melakukan operasi militer turut serta membantu pemerintah dalam rangka mensejahterakan masyarakat,” tuturnya, Selasa (18/04/2023).
BACA JUGA:
https://beritajatim.com/peristiwa/tertabrak-ka-di-lamongan-bapak-anak-meninggal-kendaraan-rusak-parah/
Ia menambahkan, pembangunan saluran air ini sebagai langkah dari pihak pemerintah desa selain mengantisipasi banjir juga mempermudah saluran pengairan sawah. “Dengan dibangunnya irigasi dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sehingga dapat mewujudkan peningkatan kesejahteraan petani,” imbuhnya.
Heru mengatakan, sebelum melakukan pembuatan irigasi. Dirinya, dibantu warga setempat terlebih dulu melakukan survei di lapangan. Survei itu dimaksudkan untuk mempermudah pembangunan serta mengairi persawahan. “Irigasi yang dibangun sederhana tidak membutuhkan pembangunan fisik yang besar. Tapi bagaimana bisa mengairi sawah dengan baik,” katanya.
Sementara itu, Sugiyo (60) salah satu petani asal Desa Madu Mulyorejo menyatakan dirinya menyambut adanya pembangunan irigasi tersebut. Sebab, secara langsung dampaknya sangat membantu petani saat di musim kemarau. “Kalau ada irigasi kita sangat terbantu sehingga petani tidak repot-repot sewaktu mengairi sawah,” pungkasnya. [dny/kun]






