Surabaya (beritajatim.com) – Outside hitter timnas voli putri Indonesia U-21, Azzahra “Gendhis” Dwi Febyane, menjadi sorotan di Kejuaraan Dunia Voli Putri U-21 FIVB 2025 yang berlangsung di Surabaya. Pembawaannya yang tenang membuat pelatih konsisten menurunkannya sebagai starter dalam laga melawan Vietnam, Puerto Rico, hingga Italia.
Gendhis, 20 tahun, mengaku kejuaraan ini menjadi ajang berharga untuk menambah jam terbang sekaligus membuktikan ambisinya membawa Indonesia ke level internasional. Meski perjalanan tim belum mampu menembus semifinal, ia menilai capaian lolos ke 16 besar sudah luar biasa mengingat beratnya persaingan di grup.
“Target pribadi saya kemarin pengen masuk 16 besar, sekarang alhamdulillah sudah tercapai meski kita kalah. Namun sekarang kita ingin bertahan di papan tengah,” ujarnya, Kamis (15/8/2025).
Pemain asal Jawa Barat itu menegaskan timnya akan tampil habis-habisan melawan Thailand pada laga perebutan peringkat 9 hingga 16. Ia optimistis Indonesia bisa mencuri poin.
“Kita harus habis-habisan, pokoknya main lepas biar kita dapat poin,” tegasnya.
Pengalaman bertemu Thailand di ajang U-18 menjadi modal tersendiri bagi Gendhis. Ia mengaku sudah mengenal gaya permainan lawan, termasuk dua pemain yang juga akan tampil di pertandingan nanti.
“Sebelumnya saya pernah ketemu Thailand, pemainnya ada yang sama dua orang dan saya sudah punya pengalaman bertemu mereka,” tambahnya.
Indonesia akan menghadapi Thailand yang sebelumnya takluk dari China 0-3. Pertandingan perebutan peringkat ini dijadwalkan berlangsung Jumat pukul 20.00 WIB di Jawa Pos Arena, Surabaya. [way/beq]






