Surabaya (beritajatim.com) – Inovasi kuliner kini kian berkembang. Salah satunya kudapan untuk perayaan hari besar Idulfitri.
Dominasi opor ayam kini sudah mulai berpaling. Menu ayam dengan konsep berbeda pun mulai diburu oleh pecinta kuliner. Menu lebaran dengan Ayam Guling Lambeh bisa jadi pilihan.
Ayam Guling Lambeh ini dikemas dalam besek (wadah bambu) dan tumpeng. Isiannya cukup beragam dan cita rasa khas nasi rempah. Namun bagi yang kurang terlalu suka dengan rempah bisa menggantinya dengan nasi putih.
“Jelang Idulfitri, Ayam Guling Lambeh membuat hampers yang dikemas dalam besek (wadah bambu) dan tumpeng,” ujar Cindy Octavia Rusly, salah satu owner Ayam Guling Lambeh, Minggu (1/5/2022).
Selain nasi kaya rempah, lanjut Cindy, isian hampers ini juga ada sate lilit, sayur lawar kacang panjang, sambal embe dan matah, serta ayam guling lambeh pedas dan orisinil.
[berita-terkait number=”4″ tag=”kuliner”]
Dikatakan Cindy, Ayam Guling Lambeh memiliki beberapa pilihan rasa. Bagi yang suka rasa pedas, ada Ayam Guling Lambeh Nyinyir dan Ayam Guling Lambeh Kuda (kuah pedas). Namun bagi yang tidak suka dengan rasa pedas ada pilihan Ayam Guling Lambeh Istimewa dan Ayam Guling Lambeh Kulit.
Rasa rempah pada pilihan menu Ayam Guling Lambeh ini cukup kuat, karena memasok bumbu terutama rempah langsung dari Pulau Bali.
“Ada beberapa rempah yang hanya ada di Pulau Bali, dan ini kami gunakan sebagai ciri khas masakan ini,” tandasnya.
Ayam Guling Lambeh ini digagas lima orang Surabaya yang cukup menggemari kuliner Bali, yakni Evelyn, Michelle Alexander Sebastian Pramono, Richard Yapyter, dan Cindy. [way/but]







