Gresik (beritajatim.com)- Mengawali Ramadan 1443 H, sebanyak 85 masjid dan musala serta 50 pondok pesantren (Ponpes) di Kabupaten Gresik mendapat bantuan senilai Rp 612 juta. Bantuan tersebut berupa beras, songkok dari hasil pelaku usaha UMKM.
Salah satu Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Tahfidzil Qur’an Dzinnur, Kecamatan Manyar, Mohammad Mughni menuturkan, dirinya mengapresiasi perusahaan BUMN Petrokimia Gresik yang setiap Ramadan memberi bantuan. “Semoga bantuan yang diberikan tetap istikamah dan terus meningkat. Selaras dengan komitmennya untuk maju bersama masyarakat,” tuturnya, Sabtu (2/4/2022).
[berita-terkait number=”5″ tag=”ramadan”]
Bantuan ini diberikan kepada masjid, musala maupun ponpes yang berada di ring satu. Selain itu, sejumlah masjid serta ponpes yang berada di ring dua juga mendapat bantuan yang sama. “Kemajuan dan pertumbuhan perusahaan harus dibarengi dengan perkembangan serta kesejahteraan masyarakat sekitar. Artinya, perusahaan harus bisa memberikan dampak baik yang berkelanjutan bagi masyarakat,” ujar Dirut Petrokimia Gresik, Dwi Satryo Annurogo.
Sebagai sebuah entitas perusahaan, lanjut dia, perusahaannya memiliki keterbatasan. Meskipun bantuan ini belum bisa memenuhi kebutuhan seluruh masyarakat, tapi setidaknya bantuan tersebut dapat meringankan dan menjadi sarana perusahaan berbagi kebahagiaan di Bulan Ramadan. “Semoga bantuan ini dapat memberikan menfaat dan kontribusi positif bagi masyarakat Kabupaten Gresik,” tandasnya. [dny/suf]






