Jember (beritajatim.com) – Renovasi alun-alun Kabupaten Jember, Jawa Timur, sudah mencapai 80 persen. Diperkirakan, pada awal November 2024, alun-alun akan memiliki wajah baru yang lebih megah dan indah.
“Kini tinggal pekerjaan finishing dan ini butuh percepatan. Kaitan dengan bahan, kami minta segera didatangkan, dan tenaga kerja harus ditambah. Ini yang mungkin mempercepat penyelesaian alun-alun,” kata Kepala Dinas Cipta Karya Jember Rahman Anda, Kamis (17/10/2024).
Sejumlah kekurangan yang harus dibenahi antara lain bahan granit ‘cutting’ di sisi utara yang berdekatan dengan lokasi kepak sayap ornamen burung garuda. “Insyaallah minggu ini datang. Finishing-finishing untuk utilitas mechanical electrical untuk lampu dan sebagainya masih ada yang di pabrik,” kata Rahman.
Ornamen lain yang perlu dipasang adalah plengkung miniatur Gunung Argopuro dan seribu gumuk. Pemasangan patung garuda juga masih diselesaikan.
Soal videotron yang akan dipasang di sisi timur alun-alun, Rahman memastikan kesiapan struktur konstruksi sudah mencapai 95 persen dan perangkat suara sudah terpasang. “Tinggal pengadaan videotronnya oleh Dinas Komunikasi dan Informatika. Informasinya sudah proses lelang dan pemesanan ke pabrik,” katanya.
Renovasi alun-alun memakan anggaran Rp 26 miliar dengan memperhatikan aspek ruang terbuka hijau yang nyaman untuk warga Jember. “Alun-alun akan dilengkapi dengan fasilitas umum yang yang memadai bagi semua warga, tidak terkecuali bagi warga yang disabilitas,” kata Bupati Hendy Siswanto, dalam sidang paripurna Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan Belanja daerah di gedung DPRD Jember, Jumat (7/6/2024).
Pemasangan videotron ini untuk keterbukaan informasi kepada masyarakat. Ini sejalan dengan keberhasilan Pemerintah Kabupaten Jember pada era pemerintahan Hendy Siswanto dan Muhammad Balya Firjaun Barlaman menaikkan peringkat keterbukaan informasi publik di Jawa Timur, dari posisi juru kunci pada 2020 menjadi lima besar terbaik pada 2023.
Capaian ini adalah sebuah lompatan. Sebelumnya, setelah menduduki posisi juru kunci pada 2020, Jember sempat naik satu setrip ke peringkat 37 pada 2021 dan peringkat 11 pada 2022
“Transparansi atau keterbukaan ini adalah program unggulan kami ke depan supaya Jember lebih baik lagi,” kata Hendy, usai menerima penghargaan sebagai Kabupaten Informatif dari Komisi Informasi Jawa Timur, dalam Anugerah Keterbukaan Informasi Publik (KI Award) Jawa Timur 2023, di Surabaya, Senin (4/12/2023) malam.
Ketua Komisi A DPRD Jember Tabroni menyebut nilai plus bagi kota ini jika pembangunan alun-alun selesai, “Ini akan jadi jujugan warga masyarakat sebagai ruang publik. Semua akan ke sini untuk interaksi sosial, ruang olahraga, dan bagian dari pertunjukan budaya, ekonomi. Maka jadi penting untuk diselesaikan tepat waktu dan sesuai harapan,” kata Tabroni saat meninjau renovasi alun-alun ini pada 12 Agustus 2024. [wir]






