Surabaya (beritajatim.com) – Autopsi terhadap jenazah yang ditemukan di Gudang Peluru Kedung Cowek oleh tim dokter RSUD dr Soetomo Surabaya dinyatakan telah selesai. Tim dokter saat ini masih menyiapkan hasilnya dalam bentuk laporan untuk diserahkan kepada Polres Pelabuhan Tanjung Perak.
Ditemui beritajatim.com, anggota tim dokter autopsi, dr. Nily Sulistyorini Sp. FM mengatakan, dalam dua hari ke depan pihaknya akan menyerahkan laporan hasil autopsi kepada Kepolisian. Dia enggan memberikan keterangan terkait hasil autopsi tersebut.
“Kami tidak berhak menjawab untuk hasilnya seperti apa. Nanti tanyakan polisi ya, saat ini laporannya sedang kami susun,” ujar Nily Sulistyorini, Selasa (9/5/2023).
Nily menjelaskan, pihaknya menggunakan pendekatan DVI (Disaster Victim Identification) lantaran tingkat pembusukan dari jenazah yang ditemukan di Gudang Peluru Kedung Cowek sudah parah.
Baca Juga:
Pelaku Pembunuhan Siswi SMP di Kedung Cowek Tertangkap
“Kemarin kami sudah siapkan DNA, tapi itu kan hak polisi. Kami melakukan pemeriksaan gigi dan tulang untuk mengetahui (identitasnya) namun hasilnya bagaimana biar Kepolisian yang merilis,” tegas Nilly.
Sebelumnya diberitakan beritajatim.com, Jenazah perempuan berumur sekitar belasan tahun ditemukan dengan kondisi mengenaskan, Minggu (7/5/2023) malam di benteng Kedung Cowek. Dari hasil pemeriksaan ciri-ciri dan telah dilihat keluarga, diduga kuat jenazah tersebut adalah ND (14) siswi SMP yang dilaporkan menghilang pada 16 April 2023 lalu.
Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak, AKP Rizky Wicaksana mengatakan jika pihaknya telah memanggil pihak keluarga dari ND untuk melihat secara langsung. Namun, untuk keterangan resmi, pihak kepolisian masih menunggu hasil autopsi.
Baca Juga:
Anak SMP Hilang Sempat Terlihat di Kedung Cowek Surabaya
“Jenazah kita cocokan laporan orang hilang tanggal 16 (April), kemudian kita komunikasikan dengan keluarga remaja hilang. Setelah datang dan melihat jenazah, keluarga mengiyakan bahwasannya itu adik ND,” ujar Ryzki, Senin (8/5/2023).
Ryzki menyebut jika kondisi jenazah sudah membusuk dan hampir mengering. Diduga, jenazah sudah di lokasi sekitar 3 pekan.
“Kondisi korban dalam keadaan membusuk, ini sulit dikenali identitasnya. Bahkan dari pakaian dan tubuh korban mengering. Yang jelas wanita,” imbuhnya. [ang/beq]






