Banjir dan longsor melanda Malang Selatan, berdampak pada 168 KK. BPBD dirikan dapur umum dan koordinasi bantuan untuk warga terdampak.
Penulis: Brama Yoga Kiswara
Bupati Malang HM Sanusi memastikan penanganan banjir di empat kecamatan berjalan optimal. Fokus pada perbaikan fasilitas umum, bantuan untuk warga terdampak.
Banjir akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang sejak Kamis (28/11/2024) merendam ratusan rumah.
Forkopimda Malang tinjau lokasi banjir dan longsor di Bantur dan Kalipare. Tim gabungan TNI, Polri, dan relawan bergerak cepat bantu warga terdampak bencana.
Malang (beritajatim.com) – Sejumlah infrastruktur umum di Kabupaten Malang dilaporkan banyak terjadi kerusakan, Jumat (29/11/2024), pasca-banjir luapan di sejumlah kecamatan
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang menurunkan 5 alat berat guna membersihkan material banjir dan tanah longsor.
Seorang pencari rumput di Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang, dilaporkan hanyut terbawa banjir yang terjadi di Malang Selatan. Saat ini masih dalam pencarian.
Dampak hujan deras dengan intensitas tinggi selama satu hari penuh Kamis (28/11/2024) berakibat tanah longsor di wilayah Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang.
Seorang guru madrasah di Kabupaten Malang ditemukan meninggal dunia usai terseret arus sungai. Korban atas Alif Saifudin (25), warga Dusun Sumberlele RT 27 / RW 03, Desa Gajahrejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang.
Usai memenangi proses hitung cepat dengan meraup 67 persen suara, Petahana Bupati Malang nomer urut 1, HM Sanusi menemui rivalnya Gunawan, Kamis (28/11/2024) malam.









