Malang (beritajatim.com)- Seorang guru madrasah di Kabupaten Malang ditemukan meninggal dunia usai terseret arus sungai. Korban atas Alif Saifudin (25), warga Dusun Sumberlele RT 27 / RW 03, Desa Gajahrejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang.
Informasi diperoleh, pada hari Kamis (28/11/2024) sekira pukul 07.20 WIB hujan deras terjadi di kawasan Dusun Sumberlele hingga mengakibatkan sungai meluap.
“Kemarin itu di Sumberlele kan banjir. Karena saluran sungai dan gorong gorong meluap hingga ke jalan. Kemudian ada lampu penerangan jalan yang jatuh. Korban bermaksud membangkitkan lampu jalan yang jatuh ternyata mengandung aliran listrik. Korban terjatuh ke sungai dan terseret arus sejauh kurang lebih dua kilometer,” ungkap Ervan, salah satu Guru di Dusun Sumberlele, Jumat (29/11/2024).
Menurut Ervan, kejadian tersebut sekitar pukul 14.20 Wib, Kamis (27/11/2024). korban hendak memperbaiki lampu penerangan jalan yang ada di dekat bantaran sungai yang mengalami konsleting.
“Sehari hari korban ini mengajar di Madrasah Tsanawiyah Raudhatul Ulum Dusun Sumberlele, masih kuliah juga di IKIP Budi Utomo Malang,” tegas Ervan.
Menurut Ervan, saat korban jatuh, beberapa teman korban tidak berani menolong karena luapan air cukup besar dan aliran listrik yang diduga masih menyala.
“Korban tersengat listrik, lalu kepleset jatuh ke sungai dan terbawa arus yang deras. Ditemukan sejauh dua kilometer dari tempat korban bermaksud menaikkan lampu jalan yang jatuh akibat hujan deras,” tuturnya.
Usai ditemukan, jasad korban lalu dibawa ke rumah duka sekitar pukul lima sore hari dan langsung di makamkan. [yog/aje]






