Nasib sial harus dialami tim asal Surabaya, Persebaya karena dipastikan gagal menjamu PSIS Semarang, yang sebelumnya dijadwalkan bertanding pada 26 November 2023 mendatang.
Penulis: Wahyu Hestiningdyah
Meski gelaran Piala Dunia U-17 sukses di selenggarakan di kota Surabaya, sayangnya keberhasilan ini tak diimbangi dengan kesuksesan penjualan merchandise yang dibuat para UMKM Kota Surabaya yang tak mencapai target.
Menghadapi persoalan mental remaja bukanlah hal mudah bagi Afif Kurniawan, Psikolog Timnas Indonesia U-17. Dia berusaha keras memulihkan mental para pemain.
Kegagalan Timnas Indonesia U17 melaju ke babak 16 besar rupanya masih menyisahkan luka. Apalagi mayoritas para pemain ini masih belia.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersyukur atas kesuksesan penyelenggaraan Piala Dunia U-17 di Kota Pahlawan. Persiapan sejak jauh hari membuat perhelatan lancar.
Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya siap dievaluasi mengenai pelaksanaan Piala Dunia U-17. Salah satunya, terkait penyediaan fasilitas shuttle bus untuk penonton.
PSSI Jatim mengancam bakal mendiskualifikasi klub sepak bola di Liga 3 jika suporter mereka tawuran. Tindakan tegas ini bakal berlaku saat kualifikasi dimulai.
Direktur Operasional Persebaya, Candra Wahyudi, menilai event Piala Dunia U-17 wajib menjadi ajang pembelajaran bagi stake holder sepak bola Tanah Air.
Persebaya mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya untuk mengizinkan penggunaan Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) untuk menjamu PSIS Semarang.
Persebaya Surabaya terancam gagal menggunakan Stadion Gelora Joko Samudro Gresik, Pasca kerusuhan yang terjadi usai pertandingan Gresik United vs Deltras FC, Minggu (19/11/2023).









