Ibu mertua tewas di Mojokerto, motif diduga konflik rumah tangga dan masalah ekonomi, tersangka kini diamankan polisi
Penulis: Misti Prihatini
Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra mendoakan seluruh Jemaah Haji asal Kabupaten Mojokerto menjadi haji yang mabrur. Hal tersebut disampaikan saat memberangkatkan 374 jamaah Kloter 64, Kamis (7/5/2026).
Kasus penganiayaan yang berujung tewasnya mertua di Desa Sumbergirang, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, mulai menemukan titik terang.
Satlantas Polres Mojokerto Kota memberlakukan rekayasa lalu lintas selama pemberangkatan 1.213 jemaah haji Kabupaten Mojokerto 2026.
Polisi menemukan seorang pelajar tertidur di atas sepeda motor saat patroli dini hari di Ngoro Mojokerto dan langsung mengantarnya pulang.
Satreskrim Polres Mojokerto masih menunggu hasil otopsi jenazah Siti Arofah (54) dari RS Bhayangkara Pusdik Watukosek, Kecamatan Porong, Kabupaten Pasuruan.
Suasana haru dan khidmat menyelimuti Pendapa Sabha Mandala Tama, Balai Kota Mojokerto, saat 224 jemaah haji diberangkatkan menuju Tanah Suci
Terduga pelaku penganiayaan hingga tewas, Satuan (43), sempat naik bus Trans Jatim sebelum diamankan. Warga Desa Sumbergirang, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto diamankan setelah enam jam
erduga pelaku penganiayaan hingga tewas, Satuan (43) berhasil diamankan tim gabungan Satreskrim Polres Mojokerto bersama Polsek Asemrowo
Tetangga korban mengungkap kronologi awal pembunuhan mertua oleh menantu di Mojokerto. Korban tewas, putrinya luka parah.








