Madura United FC memasang trio penyerang menghadapi tuan rumah Persik Kediri, pada pekan kedua Super League, di Stadion Joko Samudro Gresik, Sabtu (16/8/2025) sore.
Penulis: Samsul Arifin
Bupati Pamekasan, KH Kholilurrahman secara resmi mengukuhkan sebanyak 74 Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) di Mandhapa Aghung Ronggosukowati, Jl Pamong Praja Nomor 1 Pamekasan, Jum’at (15/8/2025) malam.
Bek Madura United FC, Roger Bonet Badia cukup percaya diri menghadapi Persik Kediri, pada pekan kedua Super League, di Stadion Joko Samudro Gresik, Sabtu (16/8/2025) sore.
Gerakan Pangan Murah Polri yang digagas Polres Pamekasan, khususnya dalam beberapa hari terakhir, dijadwalkan berakhir pada Minggu (17/8/2025) besok.
Sebanyak 74 orang yang tergabung dalam Pasukan Pengibar Bendera Merah Putih (Paskibraka) Pamekasan, secara resmi dikukuhkan untuk mengibarkan dan menurunkan bendera pusaka pada upacara peringatan Hari Kemerdekaan Ke-80 Republik Indonesia, pada 17 Agustus 2025 mendatang.
Bupati Pamekasan, KH Kholilurrahman meyakini sekolah rakyat di daerah yang dipimpinnya akan berjalan sukses seiring dengan penerapan sistem boarding school atau yang biasa disebut pesantren.
Madura United FC mengusung misi bangkit kala bertandang ke markas Persik Kediri, pada laga pekan kedua Super League, di Stadion Joko Samudro Gresik.
Sekolah Rakyat tingkat menengah pertama atau SRMP 29 di Pamekasan, mulai memasuki Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang dijadwalkan digelar dalam dua pekan kedepan
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan, mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat, agar terus komitmen meningkatkan sektor Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Madura United FC berencana menerapkan skema khusus kala bentrok melawan tuan rumah Persik Kediri, pada laga pekan kedua Super League di Stadion Joko Samudro Gresik, Sabtu (16/8/2025) mendatang.









