Kurangnya efisiensi dan presisi menjadi faktor penyebab kegagalan Madura United FC mengamankan poin dari Arema FC, pada laga pekan ke-11 Liga .
Penulis: Samsul Arifin
KPU Pamekasan, memecat beberapa personil KPPS karena terbukti mendukung paslon tertentu di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Pamekasan.
Madura United FC kembali gagal mengamankan poin akibat kekalahan 2-4 dari Arema FC, pada pekan ke-11 Liga 1 di Stadion Gelora Bangkalan (SGB) Madura, Kamis (21/11/2024).
Pj Bupati Pamekasan, Masrukin meminta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, agar bersikap netral.
KPU Pamekasan, mengajak masyarakat agar tidak alergi dan antipati terhadap politik, serta menyalurkan hak suara pada Pilakda Serentak pada 27 November 2024.
Madura United FC, sangat berambisi mengamankan poin kala menjamu Arema FC , pada pekan ke-11 Liga 1 di Stadion Gelora Bangkalan (SGB) Madura.
KPU Pamekasan memastikan semua penyelenggara komitmen melaksanakan Pilkada 2024, sesuai dengan amanah dan perundang-undangan yang berlaku.
KPU Pamekasan, diminta tetap profesional dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawab, khusunya dalam proses Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024.
Ketua Bawaslu Pamekasan, Sukma Umbara Tirta Firdaus mengimbau masyarakat agar tidak sungkan melaporkan beragam indikasi pelanggaran dalam Pilkada Serentak 2024.
Bawaslu Jatim mengajak masyarakat untuk bersama mewujudkan Pilkada Serentak 2024 berlangsung demokratis, berintegritas dan antik politik uang.









