Pasuruan (beritajatim.com) – Nama Wahyu Anggoro kembali harumkan nama Jawa Timur di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI. Atlet selam asal Kabupaten Pasuruan ini berhasil meraih dua medali emas di nomor 50 meter apnea putra. Prestasi gemilang ini semakin mengukuhkan dirinya sebagai salah satu atlet selam terbaik di Indonesia.
Pada partai final yang digelar di Kolam Renang Tirta Raya, Kota Banda Aceh, Wahyu tampil sangat dominan. Ia berhasil mencatatkan waktu tercepat 15,25 detik dan meninggalkan jauh para pesaingnya dari berbagai provinsi.
“Saya sangat bersyukur bisa meraih dua medali emas di PON kali ini. Ini adalah hasil dari kerja keras dan latihan yang saya lakukan,” ujar Wahyu dengan penuh semangat.
Keberhasilan Wahyu tidak lepas dari dukungan penuh dari pelatih, rekan-rekan satu tim, dan keluarga. Pelatih selam Kabupaten Pasuruan, Mokhammad Riyad, mengungkapkan bahwa ia sudah memprediksi Wahyu akan meraih medali emas di nomor 50 meter apnea.
“Wahyu memang memiliki kemampuan yang luar biasa di nomor ini. Ia telah membuktikan diri sebagai atlet yang berbakat dan berdedikasi tinggi,” kata Riyad.
Selain Wahyu, kontingen selam Jawa Timur juga berhasil meraih medali perunggu di nomor estafet 4×100 meter putra. Prestasi ini diraih oleh Firman Maulana, Farid Ainun, Ach Fahrezi, Amirullah Al Farizi, dan Dylan Latangka.
Firman mengaku sangat senang bisa berkontribusi untuk Jawa Timur. “Ini adalah pengalaman pertama saya di PON dan saya sangat bersyukur bisa meraih medali. Saya akan terus berlatih untuk mencapai prestasi yang lebih baik lagi,” ujarnya.
Prestasi gemilang yang diraih oleh para atlet selam Jawa Timur ini membuktikan bahwa Jawa Timur memiliki potensi besar di cabang olahraga selam. Dengan dukungan yang terus diberikan, diharapkan prestasi olahraga Jawa Timur dapat semakin meningkat di masa mendatang. (ada/ian)






