Malang (beritajatim.com) – Mengatasi dampak kekeringan tahun ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang sudah mendistribusikan lebih dari 1,2 juta liter air bersih bagi masyarakat.
Dampak kemarau panjang di Kabupaten Malang, membuat sejumlah sumber air menyusut dan mengering. Dropping pasokan air bersih bagi masyarakat pun menjadi solusi guna mengatasi krisis air bersih saat ini.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, Jumat (11/10/2024) siang menjelaskan, distribusi air bersih dampak kekeringan hari ini melaksanakan rute pengiriman dengan jumlah total 5000 hingga 25.000 liter air bersih pada setiap Desa di Kabupaten Malang.
Diantaranya wilayah Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe). Meliputi Desa Sumberagung sebanyak 20.000 liter air bersih bagi 330 KK atau 1.025 Jiwa.
“Distribusi air di Desa Sumberagung sudah kita lakukan sejak tanggal 4 September sampai 9 Oktober 2024 mencapai 343.000 liter air bersih. Termasuk untuk Puskesmas Sitiarjo pencapaian distribusi air mencapai 70 ribu liter air sejak tanggal 11 September sampai 8 Oktober 2024,” tegas Sadono.
Untuk distribusi air di Desa Sitiarjo, sebanyak 15.000 liter bagi 130 KK atau 679 jiwa. Dengan pencapaian distribusi total sebanyak 105.000 liter mulai tanggal 28 September hingga 8 Oktober 2024.
Selanjutnya di Desa Kedungbanteng, terdistribusi air bersih sebanyak 80 ribu liter mulai tanggal 28 September hingga 8 Oktober 2024. Terbaru, sudah memasok 10.000 liter air untuk 281 KK atau 813 jiwa bagi penduduk di Desa Sitiarjo.
Distribusi air di Desa Ringinsari hari ini sebanyak 15.000 Liter untuk 430 KK atau 1.290 Jiwa. Dengan total pencapaian sebanyak 96.000 liter air bersih mulai tanggal 29 September hingga 9 Oktober 2024.
“Kita juga pasok air bersih untuk MTsN 4 Desa Harjokuncaran sebanyak 19 ribu liter mulai tanggal 1 Oktober sampai 7 Oktober. Satu pendistribusian rata rata 4.000 liter ke sekolah tersebut,” ucapnya.
Sadono melanjutkan, di wilayah Kecamatan Donomulyo distribusi air bersih meliputi Desa Sumberoto sebanyak 15.000 liter bagi 465 KK atau 1.149 jiwa. Dengan total pencapaian distribusi air sebanyak 240.000 liter air sejak tanggal 9 September hingga 9 Oktober 2024.
Kemudian di Desa Mentaraman dengan total distribusi air sebanyak 80.000 liter mulai tangal 9 September sampai 9 Oktober 2024. Lalu Desa Tulungrejo pencapaian distribusi sebanyak 140.000 liter mulai 22 September hingga 9 Oktober 2024.
“Termasuk kita suplai air bersih untuk Puskesmas Donomulyo selama dua hari mulai tanggal 7 Oktober hingga 9 Oktober 2024 lalu yakni 10.000 liter air bersih. Kami juga distribusikan air bersih untuk Ponpes Asy Syadzili IV di Desa Putukrejo, Kecamatan Gondanglegi sebanyak 20.000 liter mulai tanggal 13 September hingga 8 Oktober 2024 lalu,” tuturnya.
Sadono menambahkan, adapun total distribusi air bersih sampai hari ini mencapai 1.203.000 liter air bersih. Distribusi tersebut sudah dilakukan sejak tanggal 4 September hingga 9 Oktober 2024. [yog/suf]






