Surabaya (beritajatim.com) – Atap Grand City Mall Surabaya di Jalan Walikota Mustajab ambrol, hari Jumat, 2 Mei 2025. Peristiwa itu terjadi pada atap bangunan lantai 4, area food court. Kejadiannya terjadi sekitar pukul 13.00 WIB.
Marcom Manager Grand City Mall Surabaya, Iwan Wijaya menyampaikan, saat kejadian atap ambrol tidak ada korban jiwa. Sementara sisa reruntuhan atap mendarat jatuh ke lantai dasar, di area ‘Void’.
“Korban jiwa tidak ada. Aman karena itu area void (ruanh kosong) jadi tidak ada tenan di bawahnya,” terang Iwan ditemui beritajatim.com, Jumat (3/5) siang.
Iwan mengatakan, sudah mengerahkan tim untuk melakukan investigasi pada area atap ambrol itu. Kata dia, atap ambrol disebabkan karena rembesan air hujan yang turun, pada Kamis (1/5) malam.
“Investigasi kita, akibat rembesan air hujan yang turun deras semalam. Jadi hujan memungkinkan atapnya menjadi lembab dan tiba-tiba jatuh,” ujar Iwan.
Ia menambahkan, pembersihan beserta renovasi saat ini sedang berlangsung dilakukan sejak saat setelah kejadian. Ia memastikan, Grand City Mall Surabaya sudah bisa beroperasi seperti biasanya dan tidak mengganggu aktivitas para pengunjung mal.
“Cuma pembersihan saja, mungkin 2 – 3 jam, kita buka area tersebut. Setelah puing puing dibersihkan, area mal sudah bisa beroperasi lagi,” ucap Iwan.
Sementara, salah seorang penjaga tenan di Grand City Mall Surabaya mengungkapkan kesaksiannya saat kejadian atap mal ambrol. Dia bilang, atap serta benda yang berjatuhan ke lantai dasar, memicu suara keras yang membuat dirinya kaget.
“Tadi kencang suaranya, semua yang ada di sini kaget. Ternyata ini, atap ambrol. Belum tahu apa penyebabnya,” kata salah seorang penjaga tenan di Grand City Mall Surabaya. [kun]






