Mojokerto (beritajatim.com) – Memasuki Tahun Baru 2026, ASTRA Infra memperkuat komitmennya dalam memberikan pelayanan terbaik untuk menyukseskan arus balik libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Sekitar 4,1 juta pengguna jalan tol diperkirakan kembali melintas di sejumlah ruas tol yang dikelola ASTRA Infra.
Head of Operations Management, IT & EHS ASTRA Infra, Zanuar Firmanto, menyatakan berbagai langkah strategis telah disiapkan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan selama periode arus balik.
“ASTRA Infra memastikan kesiapan petugas selama 24 jam, kesiapan fasilitas rest area, serta pengaturan lalu lintas jika diperlukan,” ungkap Zanuar dalam keterangannya, Jumat (2/1/2026).
Pengaturan arus lalu lintas dilakukan melalui koordinasi dengan seluruh stakeholder terkait, termasuk aparat kepolisian dan instansi perhubungan. Selain aspek pengamanan, ASTRA Infra juga memberikan edukasi kepada pengguna jalan tol, khususnya terkait pemanfaatan tempat istirahat alternatif saat rest area mengalami kepadatan akibat lonjakan volume kendaraan.
“Pengguna jalan dapat memanfaatkan tempat istirahat dan fasilitas di sekitar exit gerbang tol. Setelah itu, pengguna dapat kembali masuk ke jalan tol tanpa dikenakan tarif tambahan karena kami menggunakan sistem transaksi tertutup,” jelasnya.
Berdasarkan data ASTRA Infra, pada H+6 Hari Raya Natal atau 31 Desember 2025, tercatat 250.327 kendaraan melintasi tiga ruas tol utama, yakni Tol Tangerang–Merak, Tol Cikopo–Palimanan, dan Tol Jombang–Mojokerto.
Khusus di ruas Tol Jombang–Mojokerto, hingga H+6 Natal, total volume kendaraan mencapai sekitar 632.655 kendaraan. Angka tersebut meningkat 38 persen dibanding lalu lintas harian normal dan naik 8,9 persen dibandingkan periode Nataru tahun sebelumnya.
Lonjakan volume kendaraan di Tol Jombang–Mojokerto mulai terlihat sejak H-7 Natal (18 Desember 2025) dengan 31.515 kendaraan, atau naik 17 persen dari kondisi normal. Volume lalu lintas meningkat pada H-6 Natal menjadi 37.602 kendaraan, dan melonjak signifikan pada H-5 Natal dengan 45.439 kendaraan, atau naik 32 persen dari lalu lintas normal.
Pada periode H-4 hingga H-2 Natal, volume kendaraan tercatat fluktuatif namun tetap tinggi, berada di kisaran 36.389 hingga 38.014 kendaraan. Puncak arus terjadi pada H-1 Natal (24 Desember 2025) dengan 47.422 kendaraan, disusul Hari H Natal (25 Desember 2025) yang mencapai 52.435 kendaraan, atau meningkat 95 persen dibanding kondisi normal.
Arus lalu lintas masih tinggi hingga H+3 Natal (28 Desember 2025) dengan 57.816 kendaraan, sebelum berangsur menurun menjelang akhir tahun. Pada H+6 Natal atau 31 Desember 2025, tercatat 35.703 kendaraan melintas di ruas Tol Jombang–Mojokerto.
Zanuar kembali mengimbau pengguna jalan tol agar merencanakan perjalanan dengan baik, menghindari waktu puncak arus liburan, serta secara aktif memantau informasi terkini terkait rekayasa lalu lintas di jalur yang akan dilalui.
“Pengendara kami sarankan beristirahat setelah maksimal empat jam berkendara, baik di rest area maupun di luar jalan tol jika merasa lelah. Pengguna jalan dilarang berhenti di bahu jalan kecuali dalam kondisi darurat karena sangat berbahaya,” tegasnya.
Sebagai informasi, ASTRA Infra saat ini mengelola tiga ruas tol utama, yakni ASTRA Infra Toll Road Tangerang–Merak, ASTRA Infra Toll Road Cikopo–Palimanan, dan ASTRA Infra Toll Road Jombang–Mojokerto, yang menjadi koridor strategis pergerakan kendaraan selama periode libur panjang nasional. [tin/beq]






