Bojonegoro (beritajatim.com) – Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekdaprov Jatim (Asisten I), Benny Sampirwanto melakukan evaluasi penyerapan anggaran 2022 terhadap lima Bakorwil dan OPD dilingkungan Provinsi Jawa Timur, di Ruang Mliwis Kantor Bakorwil Bojonegoro, Jumat (8/7/2022).
“Pada intinya, adanya evaluasi ini diharapkan penyerapan anggaran bisa tepat guna sehingga menambah tingkat kesejahteraan masyarakat,” ujarnya usai memimpin rapat evaluasi.
Evaluasi itu juga untuk memantau penerapan anggaran yang ada dijajaran OPD dalam jajaran Asisten 1 Sekdaprov Jatim. Secara umum, menurutnya, penerapan anggaran oleh OPD ini sudah bagus. Hanya saja, karena ada pandemi Covid-19 ini OPD terutama sekolah yang BLUD ini ada penyerapan yang rendah.
“Karena biasanya aktivitas belajar mengajar dilakukan secara langsung, tapi saat pandemi ini banyak pembelajaran yang online sehingga penyerapan yang rendah ini terutama misalnya untuk biaya pembayaran listrik,” terangnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”bakorwil-bojonegoro”]
Pihaknya menegaskan, dana yang sudah direncanakan itu harapannya bisa diserap sesuai dengan target-target yang sudah ditentukan. “Jika anggaran itu bisa terserap sesuai rencana, dampaknya bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” imbuhnya.
Sementara Kepala Bakorwil Kabupaten Bojonegoro Agung Subagyo mengaku, realisasi anggaran yang ada di Bakorwil Bojonegoro hingga Juni 2022 sebesar 53,10 persen. Sedangkan untuk Juli 2022 targetnya 61,65 persen dengan nilai anggaran sebesar Rp8,65 miliar.
Penyerapan terbanyak, saat ini masih pada pos anggaran untuk belanja pegawai. Sedangkan penyerapan paling rendah adalah perjalanan dinas. “Karena masih dalam situasi pandemi, jadi penyerapan untuk perjalanan dinas minim,” ungkapnya. [lus/ted]






