Surabaya (beritajatim.com) – Dalam rangka meningkatkan kemampuan dan naluri tempur, prajurit Batalyon Infanteri 3 Marinir melaksanakan latihan menembak senjata laras panjang. Latihan digelar di lapangan tembak Internasional FX. Soepramono Karangpilang, Surabaya, Jawa Timur.
Dalam latihan tersebut prajurit Yonif 3 Marinir melaksanakan menembak dengan menggunakan senjata SS1 dari jarak 200 dan 300 meter dengan menggunakan sikap berdiri, tiarap dan duduk.
Sebelum melaksanakan latihan Serka Marinir Sungkono selaku pelatih menembak Yonif 3 Marinir memberikan tekhnik dalam menembak dan cara membidik sasaran yang benar agar mendapatkan hasil yang maksimal.
Komandan Batalyon Infanteri 3 Marinir Letkol Mar Tri Yudha Ismanto, S.E., MSDA yang diwakili Kapten Marinir Agus Dwi Wibowo selaku Perwira Tertua (Pater) Yonif 3 Marinir menyampaikan bahwa kemampuan menembak senapan merupakan kemampuan dasar yang harus dimiliki oleh setiap prajurit Korps Marinir, khususnya prajurit yang berdinas di Satuan tempur.
[berita-terkait number=”4″ tag=”tni”]
Oleh karena itu perlu dilaksanakan latihan secara bertingkat dan berlanjut. Tujuannya agar kemampuan prajurit tetap terjaga guna mendukung tugas-tugas operasi ke depannya.
“Utamakan faktor keamanan (zero accident) baik personel maupun material dan tetap patuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19,” pesannya. [but]






