Lamongan (beritajatim.com) – Salah satu striker andalan Tim Sepakbola Putri Kabupaten Lamongan, Armita Dwi Oktaviani, mendapat panggilan untuk memperkuat Timnas Indonesia U-18 Putri.
Dengan dipanggilnya Mita, sapaan akrab Armita Dwi Oktaviani, juga disinyalir bakal menjadi pemain ujung tombak yang bakal turut diterjunkan saat Timnas Indonesia mengarungi serangkaian kompetisi Piala AFF.
Saat dikonfirmasi, Mita tak menduga sebelumnya jika bakal dipanggil untuk bergabung di Timnas Indonesia. Sehingga, dengan kabar ini ia pun merasa sangat bahagia. “Iya, dua hari sepulang dari Jember (Porprov), saya mendapat panggilan untuk bergabung ke Timnas U-18. Ini kesempatan emas yang tidak akan saya sia-siakan,” ujar Mita kepada wartawan, Sabtu (9/7/2022).
Lebih lanjut, Mita juga menceritakan bahwa sebenarnya ia belum lama ini menekuni dunia sepakbola. Ia memutuskan untuk benar-benar mendalami sepakbola baru sekitar 2 sampai 3 tahun belakangan.
Ketertarikannya pada sepakbola, ungkap Mita, berawal saat ia diajak oleh temannya untuk berlatih di Mojokerto. Kemudian seiring berjalannya waktu, kemampuannya dalam mengolah bola bundar ini pun semakin mahir hingga telah melambungkan namanya sampai sekarang. “Saya sebelumnya pemain futsal. Tapi, setelah tahu teknik sepak bola, saya tertarik dan langsung beralih ke sepak bola sampai sekarang,” akunya.
Mengenai alasan lebih memilih di posisi striker, gadis asal Desa Sugihwaras, Kecamatan Deket, Lamongan ini menjelaskan karena dengan berada di posisi tersebut merasa senang saat berhasil menyarangkan bola ke gawang lawan dan mengantarkan timnya meraih kemenangan.
“Baik futsal atau sepak bola itu bertanding kan untuk mencari kemenangan. Kemenangan itu kan harus bisa memasukkan bola. Jadi kalau saya bisa cetak gol itu rasanya senang dan bangga. Apalagi dapat aplaus penonton,” terangnya sembari tertawa.
Sebelum mendapat panggilan dari Timnas, menurut Mita, banyak tim sepakbola yang menawarinya untuk bergabung, salah satunya seperti tim asal Solo. Bahkan, tawaran itu ia terima dari tim asal Kota Liwet tersebut jauh hari sebelum berlaga di Porprov Jatim VII 2022. Sehingga, kini Mita pun sedang berada di Solo untuk menjalani trial bersama Persis Solo Putri.
Dengan masuknya ia di Timnas Indonesia U-18, putri kedua dari pasangan M. Zainuri dan Indin Wahyuni tersebut menuturkan akan bekerja lebih keras lagi dan memberikan kemampuan terbaiknya untuk Timnas Indonesia.
[berita-terkait number=”5″ tag=”timnas-indonesia”]
“Saya akan kerja keras supaya tetap bisa memperkuat Timnas. Saya ingin membanggakan orang tua dan sebisanya membawa nama harum Lamongan,” tutur gadis yang akrab dipanggil teman-teman satu timnya dengan sebutan “Bocil” tersebut.
Tak hanya itu, Mita juga berobsesi untuk bisa membobol gawang lawan sebanyak-banyaknya saat membela Timnas. Hal ini seperti yang ia lakukan selama membela Tim Sepakbola Putri Lamongan. Tercatat, Mita merupakan pemain sepakbola putri yang terbilang sangat produktif.
Diketahui, si Bocil ini juga masuk jajaran Top Skor pada Kejuprov Piala Gubernur Jawa Timur 2021 di Surabaya, dengan raihan koleksi 9 gol. Sedangkan pada ajang Porprov VII Jatim 2022, Mita mencetak 4 gol.
Sementara itu, Ketua Asosiasi Kabupaten (Askab) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Lamongan, Bambang Didik Suparto berharap, Mita dapat memotivasi pemain lain asal Lamongan dengan bergabungnya ia dengan Timnas U-18 Putri tersebut.
Sehingga, ke depan para pemain sepakbola putri asal Lamongan akan semakin bergeliat dan banyak bermunculan bibit-bibit baru yang juga akan mengharumkan nama Kabupaten Lamongan. “Mudah-mudah karir Mita terus melejit dan mampu menjadi inspirasi serta motivasi pemain lainnya untuk mengikuti jejaknya,” kata Bambang. [riq/suf]






