Surabaya (beritajatim.com) – Arif Catur, mendapatkan kartu merah usai melakukan benturan dengan Adi Setiawan pemain Dewa United, Sabtu (30/9/2023) di Stadion Indomilk Arena.
Joseb Gombau mengatakan kejadian kartu merah yang diterima Catur Pamungkas, Josep Gombau menilai jika posisi diatas udara posisinya fifty-fifty.
Namun siku dari catur mengenai kepala Ady Setyawan yang sebenarnya siku tersebut juga melindungi anggota tubuhnya.
“Namun kartu merah itu diberikan kami bisa terima, namun kejadian itu murni ketidak sengajaan dan tidak ada niatan dari Catur untuk mencederai,” ucapnya.
Baca Juga: Persebaya Krisis Kiper, Andika Ramadhani Siapkan Diri
Catur sendiri selama kompetisi Liga 1 musim 2023/2024 ini sudah mendapatkan dua kali kartu merah.
“Saya akan memberikan pembelajaran buat dia (Catur Pamungkas), karena dia juga masih sangat muda,” ucapnya.
Usai pertandingan manajer Persebaya, Yahya Alkatiri dengan di dampingi Reva Adi, Arif Catur dan dr Ridho menuju rumah sakit dimana tempat Ady Setiawan dirawat.
Catur dan Persebaya Surabaya meminta maaf atas kejadian yang terjadi di lapangan. Serta memberikan dukungan dan doa agar segera pulih.
Sebelumnya di lapangan, tim medis Persebaya aktif dalam membantu penanganan Ady. Di internal tim manajemen akan segera mengumpulkan seluruh anggota tim untuk menekan pentingnya respect dan fairplay dalam sepak bola. (way/ted)






