Malang (beritajatim.com) – Arema FC menelan kekalahan tipis 2-3 atas Persik Kediri di Stadion PTIK, Jakarta pada Selasa, (28/2/2023) kemarin. Pelatih Arema FC, I Putu Gede mengantongi sejumlah catatan usai timnya dipermalukan Persik.
“Memang inilah mau membangun kembali tim. Menanamkan filosofi memang tantangannya berat juga,” kata I Putu Gede.
I Putu Gede menilai timnya tampil buruk di babak pertama. Hasilnya, 3 gol bersarang ke gawang mereka di babak pertama. Di babak kedua mereka mulai tampil militan. Hasilnya mencetak 2 gol namun tidak cukup menyelamatkan Arema dari kekalahan.-fc
“Ketika kami bermain dengan high pressing inilah yang menjadi kendala. Ini yang harus kami evaluasi. Saya juga butuh waktu lama untuk membenahi kondisi fisik,” imbuhnya.
[berita-terkait number=”3″ tag=”arema”]
Sementara pencetak gol kedua Arema FC di laga ini, Dedik Setiawan menyebut timnya terlambat panas di laga ini. Bahkan, dia menyebut komunikasi yang buruk menjadi biang kekalahan timnya. Saat serangan balik transisi tidak berjalan hasilnya 3 gol berserang ke gawang Adilson Maringa.
“Kalau saya sih telat panas. Dari menyerang lalu di serang balik. Transisi kita kurang,” tandasnya. [luc/but]






