Ringkasan Berita:
- Arema FC wajib menang saat menghadapi Persebaya di Derby Jatim.
- Laga digelar di Bali karena belum dimainkan di Kanjuruhan.
- Pelatih Marcos Santos menekankan kesiapan fisik dan mental pemain.
- Gustavo Franca menilai mental jadi kunci meraih tiga poin.
Malang (beritajatim.com) – Arema FC bertekad menjaga harga diri saat menghadapi rival abadi Persebaya Surabaya dalam Derby Jawa Timur pekan ke-30 BRI Super League di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Selasa (28/4/2026) pukul 15.30 WIB. Pertandingan dipindahkan ke Bali dari yang semula dijadwalkan berlangsung di Stadion Kanjuruhan, Malang.
Pelatih Arema FC, Marcos Santos, menegaskan timnya harus memanfaatkan waktu persiapan yang singkat secara maksimal setelah sebelumnya menjalani laga tandang melawan Persib Bandung.
“Persiapan sudah dilakukan waktu memang mepet setelah melawan Persib di Bandung kita langsung ke Bali,” kata Marcos.
Pelatih asal Brasil itu menyebut fokus utama tim adalah pemulihan kondisi fisik dan mental pemain agar tetap prima menghadapi laga sarat gengsi tersebut.
“Pemain kita beri waktu istirahat dan mempersiapkan mental sebaik mungkin,” ujarnya.
Marcos menegaskan bahwa kekalahan dari Persebaya menjadi hal yang tidak dapat diterima. Ia meminta seluruh pemain tampil habis-habisan demi memberikan kemenangan kepada Aremania.
“Pemain harus bekerja keras, kita harus bermain sebaik mungkin. Meraih kemenangan untuk Aremania,” tegasnya.
Pemain Arema FC, Gustavo Franca, juga menyoroti pentingnya kekuatan mental dalam menghadapi rivalitas panas Derby Jatim.
“Kita dari Bandung langsung ke Bali persiapan sudah kita lakukan. Saya mendengar banyak cerita soal rivalitas derby Malang dan Surabaya. Yang penting mental bagus, semoga bisa dapat 3 poin,” kata Franca.
Secara performa, Arema datang dengan tren cukup positif usai melalui empat pertandingan tanpa kekalahan, sementara Persebaya juga berupaya menjaga konsistensi dalam persaingan papan atas klasemen. Derby ini diprediksi berlangsung ketat mengingat rivalitas panjang kedua tim serta pentingnya poin bagi posisi klasemen.
Laga ini bukan sekadar perebutan tiga poin, tetapi juga menyangkut gengsi besar dua kekuatan utama sepak bola Jawa Timur. Bagi Arema, kemenangan menjadi target utama untuk menjaga kehormatan tim sekaligus membayar dukungan setia Aremania meski bermain jauh dari Malang. [luc/beqj






