Malang(beritajatim.com) – Usai dikalahkan Persib Bandung dengan skor 2-1 di Stadion I Gusti Ngurah Rai, Bali Rabu, (9/3/2022). Arema FC mulai mengakui peluang merebut juara Liga 1 musim ini semakin berat.
Dengan kekalahan ini Arema FC tertahan diposisi 3 dengan 58 poin. Sedangkan Persib di posisi ke 2 dengan 63 poin dan Bali United di puncak klasemen 63 poin menyisahkan 1 laga. Posisi Arema rawan digusur oleh Bhayangkara FC yang kini diposisi ke 4 dengan 58 poin dan Persebaya diposisi 5 dengan 55 poin.
“Tentu sekarang jauh lebih berat ketimbang sebelumnya. Tetapi kami disini bermain pertandingan demi pertandingan,” ujar Eduardo.
[berita-terkait number=”4″ tag=”arema-fc”]
Eduardo menuturkan, sejak awal dirinya enggan membidik target terlalu muluk seperti gelar Juara. Dia hanya meminta pemain selalu bermain maksimal disetiap laga. Hasilnya kini Arema berada di posisi 3 sementara dan rawan tergusur ke peringkat ke 5 jika para pesaing meraih kemenangan.
“Saya selalu bicara bahwa kami tidak mau bicara terlalu jauh terkait gelar. Benar kami berada di lima besar dan punya peluang. Tetapi sekali lagi kami fokus pada satu pertandingan. Hari ini kami gagal menang, maka kami fokus untuk laga berikutnya,” kata Eduardo.
Sementara itu, penyerang Arema FC M Rafli juga mengakui jika peluang timnya meraih juara semakin sulit. Saat ini fokus yang dilakukan adalah menatap 4 laga sisa untuk raih hasil maksimal.
“Sama yang seperti dikatakan Coach (Almeida) sekarang yang jadi lebih sulit dari sebelumnya. Jadi yang kita fokuskan pertandingan saja setiap pertandingan kita fokus buat 3 poin buat 3 poin dan di akhir nanti kita lihat,” tandasnya. (luc/ted)






