Bondowoso (beritajatim.com) – Pembakaran jerami di sekitar kandang ternak berujung kebakaran di Kelurahan Tamansari, RT 07/RW 03, Kecamatan Bondowoso, Kamis (29/10/2026). Insiden tersebut menyebabkan dua ekor kambing mati terbakar, sedangkan dua ekor sapi mengalami luka bakar.
Kandang milik Fathorrozi itu berukuran sekitar 6 x 5 meter. Selain kerusakan bangunan, pemilik ternak juga mengalami luka bakar pada bagian siku dan kaki sebelah kiri. Kerugian akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai Rp 20 juta.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Bondowoso, Kristianto Putro Prasojo, menjelaskan, kebakaran diduga bermula ketika pemilik ternak membakar jerami di sekitar kandang.
“Material bangunan yang mudah terbakar serta tiupan angin kencang membuat api cepat membesar hingga merambat ke kandang ternak,” katanya.
BPBD Bondowoso menerima laporan kejadian tersebut pada pukul 14.48 WIB. Setelah menerima laporan, tim BPBD bergerak menuju lokasi untuk melakukan asesmen dan penanganan bersama petugas pemadam kebakaran (Damkar) serta masyarakat setempat.
Api berhasil dipadamkan pada pukul 15.00 WIB. Selanjutnya, tim Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops), Agen BPBD, dan Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) melakukan asesmen serta pengukuran terhadap kerusakan bangunan.
“Tidak ada kendala berarti dalam proses penanganan. Kondisi di lokasi dilaporkan aman dan terkendali setelah api berhasil dipadamkan,” terangnya.
BPBD mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati ketika membakar jerami atau material lain di sekitar bangunan, terutama saat angin bertiup kencang. Pembakaran yang tidak terkendali berisiko memicu kebakaran dan mengancam keselamatan warga maupun hewan ternak.
Masyarakat juga diharapkan memastikan api benar-benar padam sebelum meninggalkan lokasi pembakaran untuk mencegah kejadian serupa. (awi/ian)






