Surabaya (beritajatim.com) – Memiliki ukuran tubuh yang ideal adalah dambaan setiap orang. Ini bukan hanya perkara ingin tampil proporsional, namun juga untuk kesehatan tubuh. Berat badan yang berlebih atau obesitas bisa berdampak buruk pada kesehatan, begitu juga dengan berat badan yang terlalu ringan.
Artinya, memiliki berat badan ideal bukan soal mengikuti standar kecantikan, melainkan wujud upaya untuk memiliki tubuh yang sehat. Dengan tubuh yang sehat, kita pun dapat beraktifitas lebih optimal.
Apa itu berat badan ideal?
Berat badan ideal merupakan ukuran berat badan yang dianggap paling menyehatkan dengan mengacu pada tinggi badan kita. Dengan memiliki berat badan ideal, angka harapan hidup seseorang makin tinggi.
Namun, meski erat badan menjadi hal yang mendasar dalam penentuan berat badan ideal. Kita tetap harus menimbangkan beberapa faktor, seperti: jenis kelamin, usia, bentuk tubuh dan massa otot.
Seseorang yang memiliki berat badan berlebih, berpeluang lebih tinggi terkena penyakit serius, seperti: penyakit jantung, tekanan darah tinggi dan diabetes melitus. Sedangkan berat badan yang terlalu ringan dapat menyebabkan penyakit anemia, osteoporosis serta gangguan pertumbuhan.
Jadi, memiliki tubuh yang ramping sesuai standar kecantikan di pasaran bukan berarti menjadi tolak ukur berat badan yang ideal. Sebab, setiap orang, memiliki ukuran berat badan ideal yang berbeda-beda.
Cara menghitung berat badan ideal
Terdapat beberapa teori yang mengungkapkan penghitungan berat badan ideal. Teori pertama dikemukakan oleh seorang dokter bedah Prancis, Pierre Paul Broca. Menurut Broca penghitungan berat badal ideal ialah (Tinggi badan – 100 ).
[berita-terkait number=”3″ tag=”diet”]
Perhitungan itu adalah cara paling mudah dalam menghitung berat badan ideal. Penghitungan ini tidak membedakan gender, laki-laki maupun perempuan. Dan hanya bisa diterapkan kepada orang dengan tinggi badan kurang dari 165 cm. Jadi, semisal, kamu memiliki tinggi badan 147 cm dengan berat badan 38 kg. Maka, berat badan ideal kamu adalah:
Berat badan ideal si A = 147 – 100 = 47 kg
Broca juga memperkenalkan rumus lain, yang membedakan antara perhitungan berat badan laki-laki dan perempuan. Hal ini didasari, karena laki-laki cenderung memiliki massa otot lebih banyak. Sedangkan perempuan lebih banyak memiliki komposisi lemak pada tubuh.
Berikut perhitungannya:
BB ideal laki-laki = (tinggi badan (cm) – 100) – ([tinggi badan (cm) – 100] x 10%)
BB ideal perempuan = (tinggi badan (cm) – 100) – ([tinggi badan (cm) – 100] x 15%)
Itulah cara untuk menghitung berat badan ideal kamu, selamat mencoba! (Jhn/ian)






