Surabaya (beritajatim.com)- Pernah melihat hidangan pastri berwarna keemasan dengan isian salmon di dalamnya? Hidangan itu dikenal dengan nama Salmon en Croûte, menu yang belakangan semakin populer di kalangan pencinta kuliner.
Banyak orang menyukai sajian ini karena rasanya lezat dan cocok dinikmati bersama keluarga atau teman. Tak sedikit juga yang mengenalnya lewat media sosial karena tampilannya yang menggugah selera.
Mengenal Salmon en Croûte
Salmon en Croûte berasal dari bahasa Prancis yang berarti “salmon dalam kerak”. Sajian ini dibuat dari fillet salmon tanpa tulang yang dibungkus menggunakan kulit pastri atau puff pastry. Di beberapa negara Barat, hidangan ini juga dikenal sebagai Salmon Wellington.
Sebelum dibungkus pastri, salmon biasanya diberi tambahan isian seperti jamur, bayam, dan keju krim yang dicampur rempah agar rasanya lebih gurih. Beberapa orang juga menambahkan saus atau bumbu khusus supaya aroma salmon terasa lebih kaya.
Kulit pastri pada hidangan ini tidak hanya berfungsi mempercantik tampilan. Saat dipanggang, pastri membantu menjaga kelembapan ikan sehingga daging salmon tetap lembut dan tidak kering. Bagian luarnya pun menjadi renyah dan menambah tekstur saat dimakan. Pada bagian atas pastri biasanya dibuat sayatan kecil atau pola diagonal. Selain menjadi hiasan, sayatan ini membantu mengeluarkan uap panas saat dipanggang agar pastri tidak pecah dan matang lebih merata.
Mengapa Banyak Digemari?
Salah satu alasan Salmon en Croûte disukai banyak orang adalah tampilannya yang elegan seperti menu restoran. Meski terlihat rumit, hidangan ini sebenarnya cukup mudah dibuat di rumah, terutama karena bahan-bahannya kini lebih mudah ditemukan.
Sajian ini juga praktis untuk disiapkan saat ada tamu. Salmon en Croûte bisa dibuat 12 hingga 24 jam sebelumnya lalu disimpan di kulkas. Namun, olesan telur pada pastri sebaiknya baru diberikan sesaat sebelum dipanggang agar hasilnya tetap renyah.
Selain itu, perpaduan tekstur pastri yang renyah dengan salmon yang lembut membuat hidangan ini terasa lebih nikmat dan berbeda dari olahan salmon biasa. Potongannya yang rapi juga membuat menu ini cocok disajikan saat acara spesial.
Tips agar Pastri Tetap Renyah
Saat membuat Salmon en Croûte, salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah menjaga pastri agar tidak lembek setelah dipanggang. Karena itu, bayam sebaiknya diperas hingga benar-benar kering dan salmon ditepuk menggunakan tisu dapur agar tidak terlalu basah. Beberapa orang juga menambahkan remah roti atau panko di bagian bawah isian untuk membantu menyerap kelembapan sehingga pastri tetap renyah saat disajikan.
Hidangan ini biasanya cocok disantap bersama makanan pendamping yang ringan seperti asparagus panggang, salad hijau dengan saus lemon, atau kentang rebus agar rasa pastri dan salmon tetap seimbang. Selain lezat, salmon juga dikenal sebagai sumber protein yang kaya omega-3. Karena itu, banyak orang memilih Salmon en Croûte sebagai menu spesial yang lezat sekaligus bergizi. [Meychel Salsabyla]






