Surabaya (beritajatim.com) – Sebagian orang menganggap jika ciri – ciri orang hiperseks adalah seseorang yang tidak dapat mengendalikan nafsu dan aktivitas seksnya. Padahal, bukan hanya itu dan ada banyak ciri – ciri hiperseks lainnya.
Lantaran, hiperseks bukan cuma sebuah kecenderungan, namun gangguan kejiwaan yang sewaktu – waktu dapat membahayakan diri penderita dan orang lain.
Dikutip dari Very Well Mind, bahwasannya hiperseks atau hiperseksual disorder merupakan gangguan perilaku seksual kompulsif atau dilakukan secara berulang – ulang dan konsisten, meski dianggap menyenangkan tetapi juga mengganggu.
Istilah sederhananya, hiperseks adalah kecanduan seks. Seseorang yang hiperseks memiliki obsesi pada hubungan seksual, tindakan, hingga fantasi seksual.
Tentunya hiperseksual ini berbeda dengan libido tinggi. Sebab perbedaanya terletak pada cara melampiaskan hasrat seksualnya.
Untuk orang dengan kondisi hiperseksual akan cenderung memaksakan keinginannya hanya untuk memuaskan nafsu seks pribadi.
Sementara orang dengan libido tinggi masih dapat mengatur hasrat seksnya. Jika tidak tersalurkan, orang dengan libido tinggi masih dapat diajak berkomunikasi dan melakukan aktivitas lain untuk mengalihkan energinya.
Jadi dengan kata lain, hiperseks akan cenderung menunjukkan beberapa perilaku seksual menyimpang, misalnya mengonsumsi konten pornografi secara berlebihan. Lalu, masturbasi berlebihan dan aktivitas seksual berlebihan kepada pasangan maupun yang bukan pasangannya.
Ironisnya, hiperseks masih kurang dianggap sebagai sebuah gangguan mental sehingga banyak penyintasnya mengalami gangguan ini tanpa diagnosis resmi. Beberapa penelitian menunjukkan gangguan hiperseks terjadi pada 3 hingga 6 persen orang di dunia dengan mayoritas merupakan pria.
Ciri – Ciri Hiperseks
Berikut diantaranya beberapa ciri yang menonjol maupun tidak yang dapat Anda ketahui.
1. Masturbasi berlebihan setelah menonton konten porno hingga berfantasi seks menggunakan alat bantu seks.
2. Kecanduan konten pornografi.
3. Tidak dapat mengendalikan dorongan atau gairah seksual.
4. Memiliki fantasi seksual yang berulang.
5. Terlibat dalam aktivitas seks dengan banyak orang, baik pasangan maupun bukan.
Penyebab Hiperseksual
Sejumlah penelitian mengungkapkan jika penyebab hiperseksual adalah karena ketidakseimbangan bahan kimia di otak, trauma pelecehan seksual, riwayat kesehatan mental keluarga, terkena gangguan pemusatan perhatian (ADHD) sehingga sulit fokus, hiperaktif, dan impulsif, dan masih banyak lainnya. (frs/ian)






