Gresik (beritajatim.com) – Imbas adanya perbaikan Jembatan Sembayat dan pengecoran jalan di jalur Pantura Duduksampeyan Gresik, aparat kepolisian setempat menyiapkan rekayasa arus lalu lintas (Lalin) menjelang libur hari raya Kurban.
Kanit Turjawali Satlantas Polres Gresik Ipda Bross Tito mengatakan, pihaknya akan menyiagakan personel di masing-masing titik. Pasalnya, dua jalur tersebut menjadi akses yang cukup krusial.
“Dua titik itu merupakan jalur utama mobilitas kendaraan besar. Baik yang menuju Lamongan maupun Tuban,” katanya, Jumat (9/07/2022).
Perwira pertama Polri itu juga menghimbau kepada pengendara kendaraan pribadi untuk menggunakan jalur alternatif. Kendati petugas telah menyiapkan berbagai skema untuk rekayasa lalu lintas.
“Melihat kondisi di lapangan. Salah satunya dengan menerapkan contra flow atau buka tutup jalur,” ujarnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”gresik”]
Seperti diketahui, proses betonisasi di jalur Pantura Duduksampeyan sendiri diprediksi akan berlangsung hingga 15 September mendatang. Diimbau kepada pengendara yang hendak melintas dengan menggunakan jalan alternatif. Yakni melewati Jalan Raya Cerme, Benjeng, Balongpanggang hingga daerah Mantup, lalu ke Lamongan.
Demikian halnya dengan proses pemeliharaan Jembatan Sembayat 2 yang dijadwalkan rampung pada 30 Oktober. Proses rekayasa lalin dilakukan dengan cara pengalihan arus. Dengan catatan terjadi penumpukan kendaraan.
“Untuk perbaikan jembatan itu, kami memprioritaskan kendaraan besar, sehingga kendaraan pribadi akan dialihkan pada wilayah Betoyo,” kata Bross. [dny/but]






