Pamekasan (beritajatim.com) – Kapolres Pamekasan, AKBP Rogib Triyanto mengimbau masyarakat khususnya para orang tua, agar memberikan pengertian dan pemahaman kepada anak-anak mereka agar tidak melakukan aksi balap liar.
Hal tersebut disampaikan menyusul maraknya aksi balap liar di wilayah Pamekasan, khususnya di tengah masyarakat yang lagi fokus menjalankan ibadah puasa pada momentum Ramadan 1443 Hijriah. Terlebih aksi tersebut juga sangat berbahaya.
“Peran serta dari orang tua juga sangat penting agar dapat menjaga anak-anak mereka dari aksi balap liar, apalagi aksi balap liar sangat berbahaya dan sangat meresahkan masyarakat,” kata Kapolres Pamekasan, AKBP Rogib Triyanto, Kamis (7/4/2022).
Bahkan pihaknya juga menyamoaikan jika aksi tersebut sangat berbahaya, tidak hanya bagi pengendara sendiri, tetapi juga bagi pengguna jalan lainnya. “Aksi balap liar ini, tidak hanya berbahaya bagi pengendara sendiri, tetapi juga sangat berbahaya bagi para pengguna jalan lainnya,” ungkapnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”polres-Pamekasan”]
“Apalagi sekarang bersamaan dengan bulan suci Ramadan, tentunya juga bisa mengganggu ketenangan masyarakat yang sedang melaksanakan ibadah,” sambung petinggi Polres Pamekasan, yang akrab disapa Pak Rogib.
Sebelumnya, personil Satlantas Polres Pamekasan, mengamankan sebanyak 25 motor berbagai merk dalam Operasi Balapan Liar (Bali) di sejumlah titik di wilayah perkotaan, Selasa (5/4/2022) malam. Operasi tersebut digelar sebagai upaya memberikan rasa aman bagi masyarakat khususnya para pengguna jalan.
Sementara dari total sebanyak 25 unit motor yang diamankan petugas hasil operasi balapan liar, digelar di beberapa titik di Pamekasan. Di antaranya di Jl Kabupaten, Jl Dipenogoro, Jl Jokotole, Jl Trunojoyo, serta beberapa titik lain di wilayah perkotaan. [pin/kun]






