Surabaya (beritajatim.com)- Momen lebaran identik dengan kegiatan silaturahmi yang padat, dari pagi hingga malam hari.
Namun, bagi perempuan berhijab, cuaca panas dan lembap sering menjadi tantangan karena bisa menimbulkan rasa gerah dan gatal di kulit kepala.
Hal ini terjadi karena keringat, minyak, dan panas terperangkap di bawah hijab tanpa sirkulasi udara yang cukup. Jika dibiarkan, kondisi ini bisa menyebabkan ketombe, bau tidak sedap, hingga rambut rontok.
Langkah pertama yang penting adalah memilih bahan hijab yang tepat. Hindari bahan sintetis yang tebal karena mudah menyimpan panas.
Sebaiknya gunakan bahan yang dingin dan memiliki sirkulasi udara yang baik, seperti katun, sifon, atau viscose. Selain itu, usahakan pilih warna terang seperti putih atau pastel saat siang hari karena lebih mampu memantulkan panas.
Hal penting yang sering diabaikan adalah jangan memakai hijab saat rambut masih basah. Banyak orang terburu-buru saat bersiap di pagi hari dan langsung menutup rambut yang belum kering.
Padahal, kondisi lembap dapat memicu pertumbuhan jamur dan bakteri. Akibatnya, kulit kepala menjadi gatal, muncul ketombe, dan rambut lebih mudah rusak. Jika sedang terburu-buru, sebaiknya gunakan pengering rambut dengan suhu ringan agar rambut cepat kering.
Gaya rambut juga memengaruhi kenyamanan. Hindari mengikat rambut terlalu kencang, seperti cepol atau kuncir yang ketat, karena bisa memberi tekanan pada akar rambut.
Jika dilakukan terus-menerus dan dilakukan dalam waktu yang lama, hal itu dapat menyebabkan kerontokan, terutama di bagian depan rambut. Sebagai alternatif lain, gunakan ikatan yang lebih longgar seperti kepang santai atau kunciran rendah.
Selain hijab, pemilihan ciput juga tidak kalah penting. Gunakan ciput berbahan lembut dan menyerap keringat, seperti jersey, atau sutra.
Pastikan anda juga mencuci ciput secara rutin, minimal setelah dua atau tiga kali pemakaian, agar kotoran dan minyak tidak menumpuk.
Untuk perawatan rambut, disarankan keramas dua hingga tiga kali seminggu dengan shampo dan vitamin rambut. Hindari penggunaan minyak rambut berlebihan saat cuaca panas karena bisa membuat kulit kepala semakin gerah.
Penggunaan hijab tidak akan merusak kesehatan kulit kepala selama kebersihan tetap terjaga. Jadi, selama rambut dalam kondisi bersih dan kering saat ditutup, kesehatan kulit kepala akan tetap terjaga.
Setelah beraktivitas, luangkan waktu agar rambut bisa bernapas dengan melepaskan hijab saat di rumah dan biarkan rambut terurai agar sisa kelembapan menghilang.
Dengan memilih bahan hijab yang tepat dan merawat rambut dengan baik, anda bisa tetap nyaman selama bersilaturhami saat lebaran tanpa rasa gerah dan gatal. [Wakhdah Alisa Berliana]






