Mojokerto (beritajatim.com) – Warga Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto mendadak geger. Ini setelah ada seorang pedagang meninggal di dalam truk nopol AG 9214 UE di pinggir Jalan Raya A Yani, Desa Pekukuhan, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto.
Kapolsek Mojosari, Kompol Heru Purwandi mengatakan, korban diketahui atas nama Agus Dwiyono (51) warga Dusun Slumbung RT 01 RW 02, Desa Mlancu, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Kediri. “Korban meninggal mendadak sekira pukul 03.30 WIB,” ungkapnya, Minggu (18/12/2022).
Kapolsek menjelaskan, korban bersama saksi berangkat dari Kediri pada Sabtu (17/12/2022) sekira pukul 20.30 WIB. Keduanya berangkat ke Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang untuk muat kayu dan dikirim ke Ngoro Industri Persada (NIP) Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto.
“Sampai di Wonosalam sekira pukul 22.00 WIB, korban mengeluh masuk angin dan sempat berobat di puskesmas terdekat dan melanjutkan perjalanan ke NIP untuk mengirim kayu. Namun sampai di lokasi, korban merasa tidak enak badan dan muntah-muntah hingga tidak sadarkan diri dan meninggal dunia,” katanya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”kecelakaan-mojokerto”]
Melihat rekannya meninggal dengan posisi duduk di jok depan, sopir kemudian menghubungi keluarga korban dan Polsek Mojosari. Anggota Polsek Mojosari dan Tim Inafis Polres Mojokerto mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan olah TKP dan identifikasi jenazah.
“Di tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan, selanjutnya korban dibawa ke RSUD Prof Dr Soenandar untuk dilakukan visum luar karena pihak keluarga tidak menghendaki untuk dilakukan autopsi. Jenazah korban langsung dibawa pulang untuk dimakamkan,” jelasnya. [tin/but]







