Blitar (beritajatim.com) – Arema FC telah melakoni dua laga kandang di Stadion Soepriadi Kota Blitar. Dalam dua laga awal ini, Arema FC belum mampu menggetarkan jala stadion Soepradi Blitar.
Meski Charles Lokolingoy dan kawan-kawan menciptakan banyak peluang, namun nyatanya Arema FC belum bisa menyarangkan sebiji gol pun. Tentu ini cukup memalukan untuk klub sebesar Arema FC.
Nampaknya, Stadion Soepriadi Blitar tidak bersahabat dengan Arema FC. Stadion Soepriadi Blitar masih angker bagi singo edan. Meski pemain pelatih telah melakukan doa bersama di Makam Bung Karno Kota Blitar namun hingga kini Arema FC masih kesulitan menyarangkan gol di Stadion Soepriadi.
Jajaran pelatih Arema FC pun sempat mengkritik kondisi lapangan Stadion Soepriadi. Nampaknya memang antara pemain Arema FC dengan lapangan stadion belum mendapatkan chemistry.
“Kalo masalah tiket Koch ga komen tapi masalah di kandang kita selalu main di luar Bali dan lain lain maksute coach kandang kita tapi bukan di kanjuruhan lapangan juga faktor sulit tim Arema tp bukan alasan itu,” ucap Joel Cornelli, pelatih Arema FC, Sabtu (17/8/2024).
Dalam pertandingan pertama Liga 1 Senin (12/8/2024) lalu, Arema FC tidak bisa menjebol gawang Dewa United. Ketidakberuntungan singo edan tersebut ternyata berlanjut pada laga kedua, Arema FC lagi lagi tidak bisa menjebol gawang Borneo FC.
Bahkan, Lucas Frigeri harus memungut bola dari gawang dari gawangnya sebanyak 2 kali. Hingga peluit akhir Arema FC tak mampu membobol gawang Borneo, skor 0-2 untuk keunggulan pesut etam pun bertahan hingga akhir.
Dengan kondisi itu Arema belum bisa membobol gawang lawan di Stadion Soepriadi Blitar selama 180 menit. Meski terasa angker, namun pelatih Arema FC enggan menjadikan kondisi Stadion Soepriadi sebagai alasan kekalahan dan imbang. Menurutnya para pemain Arema harus segera beradaptasi agar bisa membungkus poin penuh saat main kandang di Stadion Soepriadi Blitar.
“Lapangan juga faktor sulit tim Arema tapi bukan alasan itu , jadi disini buat pertandingan dua kali empat kali bukan cukup di Piala Presiden lebih siap,” tegasnya.
Meski begitu jajaran pelatih Arema masih optimis bisa bermain lebih baik lagi. Sehingga bisa mengamankan 3 poin saat bermain di kandang sendiri yakni Stadion Soepriadi Blitar. “Jadi liga itu panjang banyak pemain Arema kesempatan Fabio, Tito sabar Arema lebih bagus,” tegasnya. (owi/kun)






