Pamekasan (beritajatim.com) – Angka kasus Coronavirus Disiase 2019 di kabupaten Pamekasan, kembali naik pasca adanya tambahan pasien baru dari tiga status berbeda.
Hal itu berdasar update peta sebaran virus corona yang dikeluarkan Tim Satgas Covid-19 Pamekasan, Rabu (30/6/2021). Di mana angka pasien positif baru bertambah lebih banyak dibandingkan status pasien sembuh maupun pasien meninggal dunia.
[berita-terkait number=”4″ tag=”tim-satgas-Covid-19″]
“Hari ini kembali ada tambahan 13 pasien positif baru yang berasal dari empat kecamatan berbeda, meliputi 2 pasien asal Tlanakan, 4 pasien asal Pademawu, 6 pasien asal Pamekasan (Kota), 1 pasien lainnya asal Galis,” kata Kabid Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Pamekasan, Arif Rachmansyah.
Jumlah tersebut lebih banyak dibandingkan dengan jumlah pasien pada dua status lainnya, termasuk pasien sembuh yang bertambah dua orang. “Untuk pasien sembuh dua orang, masing-masing inisial EY (37) asal Galis, serta ZM asal Batumarmar,” ungkapnya.
“Termasuk tiga pasien meninggal dunia yang dinyatakan positif terinfeksi Covid-19, masing-masing inisial M (40) asal Batumarmar, M (81) asal Pamekasan, serta S (51) asal Pademawu,” sambung pria yang akrab disapa Pak Arif.
Dengan kondisi tersebut pihaknya mengajak seluruh elemen masyarakat agar selalu waspada, serta selalu menerapkan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah. “Tidak kalah penting masyarakat juga harus selalu waspada dengan selalu menerapkan protokol kesehatan,” ajaknya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”tim-satgas-Covid-19″]
“Ajakan itu tentunya sebagai upaya untuk bersama-sama mencegah penularan sekaligus memutus rantai penyebaran Covid-19, khususnya di kabupaten Pamekasan,” pungkasnya.
Saat ini angka pasien positif Covid-19 di Pamekasan terdata sebanyak 1.314 orang. Meliputi sebanyak 92 orang dalam tahap isolasi, 1.114 orang dinyatakan sembuh pasca menjalani perawatan intensif, serta 108 orang lainnya meninggal dunia.
Sementara untuk status suspect terdata sebanyak 1.408 orang, meliputi sebanyak 17 orang dalam tahap pengawasan, 110 orang meninggal dunia, serta sebanyak 1.281 orang lainnya dinyatakan selesai pengawasan alias Negatif Covid-19. [pin/suf]






