Mojokerto (beritajatim.com) – Berdasarkan pantauan dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda pada, Kamis (28/1/2024) sekitar pukul 11.20 WIB di beberapa wilayah Kabupaten Mojokerto terjadi bencana angin kencang. Bencana angin kencang mengakibatkan pohon tumbang di beberapa lokasi.
Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto, Abdul Khakim mengatakan, dari data BPBD Kabupaten Mojokerto ada lima desa di empat kecamatan terdampak angin kencang.
“Kecamatan Jatirejo, Trowulan, Sooko dan Mojoanyar,” ungkapnya, Jumat (29/11/2024).
Di Kecamatan Jatirejo, angin kencang yang terjadi sekira pukul 12.30 WIB menyebabkan pohon di Desa Padangasri tumbang. Pohon jenis trembesi dengan diamter ± 50 cm tersebut tumbang dan menutup jalan dan pohon berhasil dievakuasi sekira pukul 14.00 WIB. Di Kecamatan Trowulan, ada dua desa terdampak angin kencang.
“Sekitar pukul 12.15 WIB, angin kencang terjadi di Desa Bejijong, Kecamatan Trowulan. Pohon Jati dengan diameter ± 50 cm menimpa teras rumah Pak Wawan, petugas bersama perangkat dan warga mengevakuasi pohon tumbang dan sekira pukul 14.45 WIB, pohon berhasil dievakuasi,” katanya.
Tim BPBD memberikan bantuan terpal kepada korban terdampak angin kencang. Selain menyapu Desa Bejijong, lanjut Khakim, angin kencang juga menyebabkan pohon mangga di Desa Watesumpak tumbang. Pohon mangga dengan diameter ± 25 – 30cm tersebut berhasil dievakuasi petugas bersama perangkat dan warga sekira pukul 15.15 WIB.
“Sementara di Kecamatan Sooko, dampak angin kencang terjadi di Dusun Daleman, Desa Japan. Angin kencang menyebabkan rumah Pak Ikhsan mengalami kerusakan pada bagian atap dapur dan tim BPBD memberikan bantuan terpal kepada pemilik rumah. Angin kencang juga terjadi di Desa Kedungmaling, Kecamatan Sooko sekira pukul 12.30 WIB,” ujarnya.
Angin kencang menyebabkan pohon jenis trenggulung dengan diameter ± 50 cm tumbang. Petugas bersama perangkat dan warga berhasil mengevakuasi pohon tumbang 4,5 jam kemudian atau sekira pukul 17.00 WIB. Di Kecamatan Mojoanyar, angin kencang terjadi di Desa Kwedenkembar dan Gebangmalang.
“Di Desa Kwedenkembar, angin kencang menyebabkan pohon beringin dengan diameter ± 150 cm tumbang. Sementara di Desa Gembangmalang, angin kencang menyebabkan pohon mangga di halaman SDN Gebangmalang juga tumbang. Pohon dengan diameter ± 50 cm tumbang dan berhasil dievakuasi sekitar pukul 17.25 WIB,” jelasnya. [tin/aje]







