Malang (beritajatim.com) – Pertemuan akbar digelar Ikatan Keluarga Bani Toyo (IKBAT) se Malang Raya, Minggu (24/7/2022) di Dusun Wonorejo, Desa Argotirto, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang.
Bani Toyo alias Sariman Delleng atau Mbah Toyo, adalah pria asal Madura yang sudah mendiami kawasan Malang bagian selatan sejak jaman penjajahan Belanda. Mbah Toyo kemudian memiliki 8 putra dan putri yang kini sudah beranak pinak hingga mencapai ribuan orang.
Seluruh keturunan Bani Toyo, saat ini menyebar dan mendiami tiga wilayah meliputi Kota Batu, Kota Malang dan Kabupaten Malang (Malang Raya). Dalam pertemuan akbar kedua tahun 2022 ini, ratusan orang keturunan Bani Toyo yang hadir terdiri dari generasi ke-3 Cucu, hingga keturunan ke-6 atau biasa disebut Udhek-Udhek. Mayoritas keturunan Bani Toyo adalah suku Madura dan Jawa.
[berita-terkait number=”5″ tag=”DPRD-Malang”]
Ketua Pelaksana Reuni Ikatan Keluarga Bani Toyo (IKBAT), Tauhit mengatakan, pertemuan kedua tahun 2022 ini, sekaligus memperingati Haul Mbah Toyo dan juga sebagai ajang silaturahmi bagi keluarga besar Bani Toyo.
“Reuni keluarga Bani Toyo ini untuk mempersatukan saudara kami, semoga lelah kami mempertemukan seluruh saudara mendapat ridho Allah SWT dan nanti bisa berkumpul di surga bersama-sama,” ungkap Tauhit.
Sementara itu, Anggota Komisi 3 DPRD Kabupaten Malang, Mahrus Ali yang juga punya hubungan kerabat dengan Bani Toyo menjelaskan, sebagai bentuk kepeduliannya terhadap warga di pedesaan, pihaknya berjanji akan menfasilitasi pengurusan dokumen Administrasi Kependudukan (Adminduk). Khususnya bagi warga yang ada di wilayah Kecamatan Sumbermanjing Wetan dan Gedangan.
Menurut Gus Mahrus sapaan akrabnya, pertemuan akbar Keluarga Bani Toyo di kediaman ustadz Solikin Dusun Wonorejo, Desa Argotirto, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, harus terus dilakukan.
“Semua keluarga Bani Toyo harus kompak. Terus menjalin silaturahmi antar keluarga, sebagai dewan, pihaknya juga berharap seluruh keluarga Bani Toyo tertib Adminduk, dan punya kartu BPJS,” tegas Gus Mahrus, Minggu (24/7/2022).
Gus Mahrus menegaskan, dari jenis dokumen pelayanan administrasi kependudukan dan pencatatan sipil itu meliputi, Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el), Kartu Identitas Anak (KAI) dan yang lain. “Jika ada diantara keluarga dari Bani Toyo yang berminat mengurus, langsung kirim WhatsApp ke ponsel saya, selain cantumkan nama juga sebutkan dari keluarga Bani Toyo,” tegasnya.
Gus Mahrus menuturkan, selain dokumen Adminduk, pihaknya juga berharap setiap keluarga yang ingin ikut Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) tapi dirasa sulit, segera menghubungi dirinya melalui kordinator keluarga.
“Bagi keluarga Bani Toyo yang belum mengurus BPJS silahkan koordinasi dengan masing-masing koordinator yang sudah saya sebutkan, baik yang ada di wilayah Kecamatan Gedangan dan Sumbermanjing Wetan,” ujarnya.
“Mari kita lanjutkan pertemuan keluarga Bani Toyo ini agar kedepannya, jalinan kekeluargaan kita ini semakin akrab dan bermanfaat,” Gus Mahrus mengakhiri. (yog/kun)






