Magetan (beritajatim.com) – Anggaran publikasi DPRD Magetan diperkirakan tak cukup sampai akhir tahun. Lantaran duit untuk mengekspos kegiatan dan kinerja anggota parlemen itu tinggal Rp151 juta saja.
Padahal, ada beberapa media yang diperkirakan menjalin kerja sama.
Sekretaris DPRD Magetan Iswahjudi Yulianto menerangkan, tahun 2023 ini pihaknya mendapatkan jatah anggaran untuk publikasi sebesar Rp396 juta. Namun, sejak Januari hingga April 2023, anggaran tersebut sudah terserap sekitar Rp245 juta.
Yuli beralasan, ada puluhan media online yang mendapatkan anggaran publikasi tersebut. Jumlah media online meningkat dari 5 media ke 25 media.
“Tahun lalu itu anggaran publikasi sampai Rp500 juta sekian namun media online yang bekerja sama dengan kami hanya 5 saja. Tahun ini kami mencoba merangkul semua media dan pada 4 bulan di tahun ini saja, dari Rp396 itu terserap tinggal Rp151 juta. Media onlinenya naik jadi 25,” kata Yuli sembari membuka data media yang sudah mempublish atau mendapat iklan dari DPRD, Jumat (14/7/2023)
BACA JUGA:
Pembangunan Eco Bamboo Park Magetan Masih Dicarikan CSR dari Perusahaan Migas
Usut punya usut, media online yang mendapat iklan dari DPRD itu ada yang merupakan media lokal, regional, dan nasional. Tetapi dari sekitar 25 media itu, ada yang pengunjung halamannya hanya 8 user saja. Yang paling banyak ada 500 ribu. pengunjung.
“Karenanya kami mencoba melakukan evaluasi ya. Ya kami mengharap sampai akhir tahun ini. Dengan anggaran segitu bisa cukup,” kata Yuli.
BACA JUGA:
Pemkab Magetan Bakal Sediakan Transportasi Dari dan Menuju Stasiun Magetan
Terpisah, Ketua DPRD Magetan Sujatno mengatakan, pihaknya bakal turut mengevaluasi hal tersebut.
“Kami sudah mengecek, dan kami akan evaluasi lebih mendalam. Sebenarnya, masalahnya di mana. Agar kemudian bisa lebih maksimal,” katanya. [fiq/beq]






