Bangkalan (beritajatim.com) – Untuk mengantisipasi terjadinya bencana alam, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangkalan menyediakan anggarkan sebesar Rp 135 juta, khusus untuk penanganan bencana darurat. Anggaran tersebut sudah terserap sekitar Rp 50 juta yang digunakan untuk penanganan bencana di awal tahun.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Bangkalan Rizal Morris, mengungkapkan bahwa setiap tahunnya memang selalu ada alokasi anggaran khususkan pada penanganan bencana. Anggaran itu bisa dipergunakan untuk membantu warga terdampak bencana. Seperti kebakaran, puting beliung, dan banjir.
“Tahun ini anggaran khusus penanganan bencana darurat tersisa Rp 85 juta. Karena, sebagian sudah dipergunakan pada bencana yang terjadi di awal tahun,” terangnya, Minggu (28/8/2022).
Lanjut Rizal, penyerapan anggaran kebencanaan itu terpakai pada penanganan banjir beberapa waktu lalu terjadi di wilayah Blega dan Arosbaya. Serta memberikan bantuan pada korban kebakaran.
[berita-terkait number=”4″ tag=”bangkalan”]
“Sekitar Rp 50 juta sudah kami gunakan, untuk korban banjir dan kebakaran. Sisanya kami persiapan jika terjadi hal-hal yang di luar dugaan,” imbuhnya.
Rizal menuturkan bahwa sisa Rp 85 juta tersebut belum termasuk yang digunakan dalam penanganan bencana yang terjadi beberapa hari yang lalu.
“Penanganan bencana beberapa hari yang lalu juga belum final, kami tidak bisa memastikan berapa nanti sisa dari uang Rp 85 juta itu,” tandasnya. [sar/but]






